
Ruben Amorim. (Dok. AFP / Getty Images)
JawaPos.com-Hujan yang sempat mengguyur Manchester perlahan reda, berganti sinar matahari yang menyoroti Etihad Stadium. Namun, di balik terang itu, karir Ruben Amorim di Manchester United justru semakin mendung.
Di tribun kehormatan, kamera televisi menangkap ekspresi lesu Sir Jim Ratcliffe. Melansir dari Daily Mail Sport, pemilik minoritas United itu tampak mengusap wajah.
Dia seolah menyesali investasi sebesar GBP 236 juta yang kini terlihat seperti sia-sia. Di sampingnya, CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox yang dulu pernah bekerja untuk Manchester City tampak gelisah.
Ratcliffe datang dengan ambisi besar yaitu dengan menaruh kepercayaan pada Amorim untuk membersihkan kekacauan di Old Trafford dan mengejar dominasi klub-klub seperti City. Namun, pemandangan di Etihad hanya memperlihatkan kenyataan pahit, saat United masih tertinggal jauh.
Perbandingan apa pun dari Altay Bayindir dengan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar, hingga Benjamin Sesko dengan Erling Haaland di lini depan. Hal ini selalu berakhir dengan hasil yang sama yaitu United kalah kelas.
Meski begitu, Amorim tetap keras kepala dengan keyakinannya.
"Ketika saya ingin mengubah filosofi saya, saya akan melakukannya. Jika tidak, Anda harus mengganti orangnya," ucap Ruben Amorim mengutip dari Daily Mail Sport, seusai laga.
Ucapan yang berani, sekaligus berisiko. Ratcliffe memang mengagumi keberanian Amorim untuk berdiri teguh pada prinsipnya.
Namun, jika tak ada tanda-tanda kemajuan, sikap keras kepala itu bisa menjadi alasan untuk mempertanyakan masa depannya di Manchester United.
Sejauh ini, perjalanan United memang jauh dari meyakinkan dan ekspetasi para fans. Setelah kalah di laga pembuka melawan Arsenal, mereka hanya mampu bermain imbang dengan Fulham, tersingkir memalukan dari Carabao Cup melawan Grimsby Town, menang tipis lawan Burnley, lalu akhirnya dipermalukan City dengan skor telak 3-0.
Transfer mahal pun belum memberi jawaban. Senne Lammens masih menunggu debut, Bayindir kembali menunjukkan kenapa dia hanyalah kiper nomor dua. Sementara Sesko yang dibeli senilai GBP 74 juta justru membuang peluang emas.
Di sisi lain, Haaland menunjukkan perbedaan kelas dengan hampir mencetak hattrick. Bahkan, Bryan Mbeumo, rekrutan anyar lainnya, gagal memanfaatkan peluang emas meski memaksa Donnarumma melakukan penyelamatan brilian.
Amorim memberikan komentar yang cukup mengkhawatirkan.
"Ada banyak hal. Kalian tidak tahu apa yang terjadi selama beberapa bulan ini, tapi saya menerimanya," ucap Ruben Amorim, seakan memberi isyarat bahwa masalah United tak hanya soal lapangan, tapi juga dapur internal klub.
Kini, pertanyaan besarnya berapa lama Ratcliffe akan bersabar menyaksikan hari-hari suram seperti ini? Jawabannya hanya waktu yang bisa memastikan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
