Chelsea terancam sanksi berat usai FA menjatuhkan 74 dakwaan terkait dugaan pelanggaran aturan agen di era Abramovich. (Evening Standard)
JawaPos.com- Chelsea kembali menjadi sorotan besar setelah Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi menjatuhkan 74 dakwaan terkait dugaan pelanggaran aturan agen dan perantara transfer.
Kasus ini merujuk pada aktivitas transfer yang berlangsung antara 2010 hingga 2016, masa ketika klub masih berada di bawah kepemilikan Roman Abramovich. Dugaan pelanggaran menyangkut kerja sama dengan agen, perantara, serta investasi pihak ketiga dalam perekrutan pemain.
Menariknya, dugaan ini pertama kali terungkap setelah konsorsium Todd Boehly-Clearlake melakukan proses due diligence saat mengambil alih Chelsea pada Mei 2022. Hasil audit internal mengindikasikan adanya potensi laporan keuangan yang tidak lengkap pada periode tersebut, sehingga manajemen baru memutuskan untuk melaporkannya sendiri ke FA, UEFA, dan Premier League.
FA dalam keterangannya menegaskan bahwa dakwaan tersebut berkaitan dengan Regulasi J1 dan C2 dari aturan agen, Regulasi A2 dan A3 terkait perantara, serta Regulasi A1 dan B3 mengenai investasi pihak ketiga.
Chelsea sendiri menanggapi dengan menekankan sikap transparan mereka. Klub menyatakan telah memberikan akses penuh terhadap data dan dokumen historis kepada FA. Mereka juga menegaskan bahwa dugaan pelanggaran terjadi lebih dari satu dekade lalu, di bawah kepemilikan berbeda.
"Chelsea FC senang mengonfirmasi bahwa keterlibatan dengan FA atas hal-hal yang dilaporkan sendiri oleh klub kini hampir mencapai kesimpulan. Klub telah menunjukkan transparansi tanpa preseden selama proses ini," tulis pernyataan resmi klub yang dilansir dari Evening Standard.
Jika terbukti bersalah, Chelsea menghadapi berbagai kemungkinan sanksi. Opsi paling ringan adalah denda finansial hukuman yang juga dijatuhkan UEFA pada 2023 sebesar GBP 8,6 juta. Namun, FA juga memiliki wewenang menjatuhkan sanksi lebih berat seperti embargo transfer atau pengurangan poin.
Meski begitu, laporan menyebut Chelsea kemungkinan hanya akan dikenai sanksi finansial. Hal ini lantaran kasus yang dilaporkan terjadi di era kepemilikan lama, serta sikap kooperatif klub saat ini yang dianggap bisa meringankan hukuman.
Chelsea diberi waktu hingga 19 September untuk merespons dakwaan tersebut. Klub diperkirakan tidak akan melawan tuduhan, sehingga proses akan dilanjutkan ke komisi independen untuk menentukan hukuman akhir.
Belum ada jadwal pasti kapan keputusan final akan diumumkan. Namun, dengan 74 dakwaan besar yang menanti, Chelsea dan para penggemarnya kini menunggu apakah badai sanksi ini akan berakhir dengan sekadar denda atau justru mengarah ke pukulan lebih berat yang bisa mengganggu perjalanan mereka di Premier League musim ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
