Lamine Yamal (Instagram @lamineyamal)
JawaPos.com – Bayern Munchen ternyata pernah mencoba merekrut Lamine Yamal dari Barcelona sebelum sang pemain dikenal publik.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (11/9), fakta ini diungkap jurnalis Jerman Christian Falk dalam bukunya berjudul Transfer-Insider. Peristiwa itu terjadi pada Februari 2022, jauh sebelum Yamal menjalani debut di tim utama.
Delegasi Bayern saat itu dipimpin oleh Hasan Salihamidzic dan Marco Neppe. Mereka datang ke Barcelona dengan tujuan resmi menjajaki kemungkinan merekrut Gavi. Namun, Bayern juga memanfaatkan kesempatan untuk menanyakan ketersediaan Lamine Yamal.
Barcelona segera menolak pendekatan Bayern. Klub Catalan tersebut sudah menyadari potensi besar yang dimiliki pemain muda akademi mereka. Bagi Barça, melepas Yamal bukanlah opsi, meski saat itu ia belum dikenal publik.
Keputusan tersebut kini terbukti sangat tepat. Pada April 2023, pelatih Xavi Hernández memberi Yamal kesempatan debut di usia 15 tahun.
Setahun kemudian, ia langsung menjadi bagian penting skuad utama setelah kepergian Ousmane Dembélé.
Pada Oktober 2023, Yamal memperpanjang kontraknya hingga 2026. Perjalanan kariernya semakin pesat ketika pada Mei 2025 ia kembali menandatangani kontrak baru hingga 2031. Barcelona memberinya gaji dan klausul pelepasan setara seorang bintang dunia.
Kini, di usia 18 tahun, Yamal masuk dalam daftar kandidat kuat Ballon d’Or 2025. Penampilannya konsisten membuatnya disebut sebagai harapan terbesar Barcelona. Nilainya yang dulu hanya sekitar EUR 5 juta atau Rp 96 miliar kini melonjak menjadi ratusan juta dolar.
Pengungkapan dari Christian Falk menunjukkan Bayern sempat hampir mendapatkan permata terbesar akademi Barça.
Bagi klub Bavaria, itu adalah peluang emas yang kini terasa terbuang. Sementara itu, bagi Barcelona, momen tersebut menjadi bukti pentingnya melindungi talenta muda mereka.
Menolak melepas Yamal terbukti menjadi keputusan strategis. Ia kini bukan hanya idola di Camp Nou, tetapi juga simbol masa depan klub. Barcelona berhasil mempertahankan harta karun terbesar mereka dari incaran Bayern.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
