Ederson. (Instagram @mancity)
JawaPos.com – Ederson resmi meninggalkan Inggris Premier League dan akan bergabung dengan klub asal Turki Fenerbahce setelah meninggalkan warisan penting dalam sejarah kompetisi.
Dilansir dari laman Sky Sports pada Selasa (2/9), Kehadirannya di Manchester City menjadikan peran kiper bukan sekadar penjaga gawang.
Pep Guardiola memang arsitek perubahan, tetapi Ederson adalah fondasi utama yang mewujudkan ide-ide itu. Dengan ketenangannya, ia menata ulang persepsi terhadap kiper modern.
Meski ada kiper yang lebih baik secara teknis, Ederson tetap berbeda karena kontribusi uniknya. Statistik menunjukkan ia mencegah banyak gol, meski Alisson Becker disebut lebih unggul.
Namun, rekrutan Liverpool itu justru menjadi respons atas keberhasilan Ederson. Kehadiran Ederson membuka babak baru persaingan kiper Brasil di Liga Primer.
Guardiola sempat gagal menghadirkan Claudio Bravo sebagai kiper pengolah bola andalan. Bravo tidak mampu beradaptasi dengan ritme sepak bola Inggris.
Ederson justru tampil dengan ketenangan luar biasa sejak awal kedatangannya. Itulah yang membuat City memiliki dasar kuat untuk mendominasi permainan.
Kemampuan distribusi bola Ederson lahir dari pengalaman futsal sejak kecil. Ia terbiasa bermain dalam tekanan sehingga tenang saat mengambil keputusan.
Ketenangan itu terbawa ke lapangan besar, membuatnya percaya diri meski diserang lawan. Umpan-umpan presisi Ederson pun menjadi senjata strategis City.
Tidak hanya umpan pendek, Ederson mampu mengirimkan bola sejauh 70 yard dengan akurat. Guardiola terpesona sejak melihat aksinya di Benfica sebelum membawanya ke City. Dari situlah lahir dimensi baru dalam strategi membangun serangan. Ederson bahkan mencatat tujuh assist di Liga Primer, terbanyak bagi seorang kiper.
Bersama City, ia meraih enam gelar Liga Primer dan satu Liga Champions. Assist dan umpan panjangnya menjadi ciri khas permainan menyerang City.
Pep Guardiola mengakui bahwa kehadiran Ederson membuat timnya lebih bervariasi. City bisa bermain pendek, menengah, atau langsung panjang sesuai kebutuhan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
