Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 21.03 WIB

Newcastle Banderol Alexander Isak di Harga Rp 2,6 Triliun, Liverpool Sanggup?

Alexander Isak (Instagram @alex_isak)

JawaPos.com - Dengan waktu kurang dari 24 jam menuju penutupan jendela transfer, Newcastle United berada di persimpangan jalan yang bisa menentukan arah masa depan klub. 

Di tengah hiruk-pikuk deadline day, kabar mengejutkan muncul: Alexander Isak kini bisa dilepas dengan banderol £130 juta atau setara dengan Rp 2,6 triliun.

Selama berminggu-minggu, publik meyakini bahwa striker asal Swedia ini tak tersentuh. Luke Edwards, jurnalis Telegraph yang dekat dengan lingkaran internal Newcastle, bahkan berulang kali menegaskan bahwa Isak bukan untuk dijual. 

Namun, Minggu malam itu, Edwards menulis sebaliknya. Pemilik klub asal Saudi dikatakan siap menguangkan aset berharga mereka selama tawarannya "terlalu bagus untuk ditolak."

Dilansir dari This Is Anfield, sumber di internal klub mengindikasikan bahwa keputusan ini tidak akan bergantung pada keberhasilan mendatangkan pengganti. Artinya, Newcastle siap mengambil risiko besar: kehilangan mesin gol mereka tanpa jaminan ada pengganti setara.

Sejauh ini, tawaran terbesar datang dari Liverpool senilai £110 juta (Rp 2,2 triliun) pada bulan lalu. Namun, tawaran itu ditolak. 

Kini, dengan angka £130 juta (Rp 2,6 triliun) di atas meja, situasinya berubah. Liverpool dikabarkan mempertimbangkan penawaran kedua, mungkin di kisaran £120 juta (Rp 2,4 triliun), titik tengah antara permintaan awal £150 juta dan proposal sebelumnya.

Newcastle sendiri telah merekrut striker muda Jerman, Nick Woltemade, seharga £69 juta (Rp 1,38 triliun). Mereka juga dikaitkan dengan dua nama lain, Yoane Wissa dari Brentford dan Jorgen Strand Larsen dari Wolves yang bisa menjadi opsi darurat bila Isak benar-benar hengkang.

Keputusan untuk membuka pintu negosiasi bagi Isak bukan sekadar soal angka, tetapi juga tentang dinamika finansial dan ambisi klub. 

Meski Newcastle kini di bawah kendali PIF (Public Investment Fund) yang didukung dana besar, aturan Financial Fair Play tetap menjadi batasan yang tak bisa diabaikan. 

Menjual Isak akan memberi ruang gerak yang signifikan, baik untuk investasi jangka pendek maupun pembangunan tim dalam jangka panjang.

Bagi fans Liverpool, drama ini mengingatkan pada bursa transfer Januari 2011, ketika klub menghabiskan hari-hari terakhir untuk mengamankan Luis Suárez dan Andy Carroll. 

Kini, dengan taruhan yang jauh lebih besar, kesepakatan ini bisa menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam sepak bola Inggris modern.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore