Arda Guler. (Dok. Sempre Inter)
JawaPos.com - Pemain muda sensasional Arda Guler mengalami transformasi karier luar biasa di Real Madrid. Setelah masa-masa sulit di bawah pelatih sebelumnya, Carlo Ancelotti, kariernya kembali bersinar berkat kepercayaan dan bimbingan pelatih baru, Xabi Alonso.
Karier Guler di Real Madrid dimulai dengan periode menantang di bawah Carlo Ancelotti, di mana dirinya jarang mendapat kesempatan bermain dan sering kali ditempatkan di posisi bukan posisi alaminya.
Ancelotti sempat meragukan kekuatan fisik dan mental Guler. Bahkan, sempat membuat Guler mempertimbangkan untuk meninggalkan Real Madrid dan kembali bermain di Liga Turki.
Kedatangan Xabi Alonso mengubah segalanya. Alonso tidak hanya menjanjikan Guler lebih banyak waktu bermain, tetapi juga menunjukkan kepercayaannya dengan tidak membeli gelandang baru untuk menggantikan Luka Modric.
Alonso berencana menjadikan Guler sebagai gelandang kreatif utama. Alonso melihat "atribut spesial" dan kualitas umpan luar biasa yang dimiliki Guler, serta yakin bahwa dirinya akan menjadi bintang masa depan Real Madrid.
"Dia (Guler) menggambarkan pertandingan tersebut sebagai pertandingan yang sangat serius, lengkap, dan menunjukkan sikap yang luar biasa dari tim secara keseluruhan," ujar Alonso.
"Tim memiliki ritme yang sangat baik dengan atau tanpa bola di babak pertama, meskipun Oviedo bertahan dengan baik," tambah Alonso.
Di bawah bimbingan Alonso, Guler mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan mulai menunjukkan performa cemerlang sebagai gelandang kreatif. Penampilannya di Piala Dunia Antarklub 2025 pun sangat luar biasa.
Guler berhasil mencetak satu gol dan memberikan dua assist dalam pertandingan La Liga melawan Real Oviedo. Guler memberikan assist indah untuk Kylian Mbappe dan menciptakan delapan peluang.
Bahkan, Guler mendapat rating tinggi dari media. Alonso sendiri memuji Guler sebagai 'pemain spesial dengan bakat luar biasa' yang membuat permainan tim menjadi lebih baik.
Keberhasilan Guler menjadi aset berharga bagi Real Madrid karena fleksibilitasnya dalam bermain di berbagai peran. Meskipun dirinya paling cocok sebagai gelandang serang, eksperimen Alonso menunjukkan bahwa dirinya juga efektif sebagai pengatur tempo dan penghubung antarlini di posisi gelandang tengah.
Mantan pemain Real Madrid, Rafael Alcorta, bahkan memuji Guler dan melihatnya sebagai penerus ideal untuk Luka Modric. Guler juga bisa dimanfaatkan sebagai pemain sayap karena kecepatan dan kemampuan dribbling-nya untuk melewati pemain bertahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022