Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 05.49 WIB

Liverpool Habiskan Hampir 300 Juta Poundsterling untuk Belanja, Namun hanya 60 Juta Poundsterling yang Tercatat

Penyerang Liverpool Hugo Ekitike cetak gol lawan Bournemouth pada laga pekan pertama Liga Inggris. (Instagram.com/liverpoolfc)  - Image

Penyerang Liverpool Hugo Ekitike cetak gol lawan Bournemouth pada laga pekan pertama Liga Inggris. (Instagram.com/liverpoolfc) 

JawaPos.com-Liverpool pada bursa transfer musim ini telah menghabiskan dana hampir 300 juta poundsterling atau sekitar 6,5 triliun rupiah. Namun sebenarnya Liverpool hanya menghabiskan dana hampir 60 juta poundsterling atau sekitar 1,3 triliun rupiah dalam laporan keuangan mereka.

Bagaimana cara klub mencatat pemasukan dan pengeluaran dalam bursa transfer? Dalam laporan keuangan klub, pemain dihitung sebagai aset. Setiap pemain memiliki nilai yang diamortisasi.

Amortisasi adalah praktik akuntansi yang bertujuan untuk mengurangi nilai biaya secara bertahap pada periode tertentu. Ketika sebuah klub mencatat pemain, biaya transfer yang telah dibayarkan untuk seorang pemain diamortisasi dalam pembukuan klub, alih-alih dicatat sebagai beban tunai langsung.

"Amortisasi adalah kata yang semakin umum dalam sepak bola selama setahun terakhir, digambarkan sebagai proses penghapusan bertahap biaya transfer yang dibayarkan untuk seorang pemain selama masa kontrak," tulis getfootball.

Amortisasi biaya transfer pemain adalah praktik akuntansi di mana biaya transfer pembelian pemain disebar atau dialokasikan secara bertahap selama masa kontrak pemain (maksimal 5 tahun), tidak dibebankan seluruhnya dalam satu tahun. Tujuannya adalah untuk mematuhi aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR) di Liga Inggris atau Squad Cost Ratio (SCR) oleh UEFA.

"Para Pemegang Saham Liga Premier hari ini sepakat untuk mengubah aturan tentang amortisasi biaya pendaftaran pemain agar sejalan dengan peraturan UEFA," tulis premierleague.

"Ke depannya, jangka waktu maksimum lima tahun akan berlaku untuk semua kontrak pemain baru atau yang diperpanjang," lanjutnya.

"Perubahan aturan ini membuat Liga Premier sejalan dengan UEFA yang mengubah peraturan mereka pada bulan Juni," tulis reuters.

Saat Liverpool membeli Florian Wirtz seharga 100 juta poundsterling atau sekitar 2,1 triliun rupiah dari Bayer Leverkusen dan dikontrak selama 5 tahun, Liverpool akan mencatat biaya amortisasi sebesar 20 juta poundsterling atau sekitar 440 miliar rupiah per tahun selama 5 tahun dalam laporan keuangan klub.

Saat Liverpool merekrut Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt sebesar 69 juta poundsterling dan dikontrak selama 5 tahun, Liverpool akan mencatat biaya amortisasi sebesar 13,8 juta poundsterling atau sekitar 303 miliar rupiah per tahun. Walaupun Liverpool sejauh ini sudah menghabiskan hampir 300 juta poundsterling untuk membeli pemain namun dikontrak minimal lebih dari 5 tahun oleh Liverpool.

Jadi Liverpool baru mencatat pengeluaran sebesar 60 juta poundsterling atau sekitar 1,3 triliun rupiah. Ini belum ditambahkan dengan amortisasi pemain sebelumnya yang sudah ada.

Menurut laporan keuangan musim 2023/2024, Liverpool mencatat amortisasi pemain sebesar 114,5 juta poundsterling atau sekitar 2,5 triliun rupiah.

Transfer Pemain Keluar

Berbeda dengan transfer pemain masuk, penjualan pemain dihitung penuh dalam satu tahun. Namun ada 2 jenis penjualan pemain, yaitu penjualan pemain dengan beban amortisasi dan penjualan pemain tanpa beban amortisasi atau pemain dari akademi.

Penjualan pemain dengan beban amortisasi adalah nilai jual pemain dikurangi dengan beban amortisasi yang tersisa. Contoh saat Liverpool menjual Darwin Nunez ke Al-Hilal sebesar 46 juta poundsterling atau sekitar 1 triliun rupiah, Liverpool akan mencatat keuntungan sebesar 20 juta poundsterling atau sekitar 440 miliar rupiah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore