Suporter Everton (Instagram/@everton)
JawaPos.com - Everton membuka musim baru Premier League 2025/26 dengan hasil mengecewakan. Bertandang ke Elland Road pada Selasa, (19/8) dini hari WIB, tim asuhan David Moyes harus mengakui keunggulan Leeds United dengan skor tipis 0-1.
Gol tunggal pertandingan tercipta melalui penalti yang dieksekusi Lukas Nmecha pada menit ke-84. Penalti itu diberikan setelah James Tarkowski dianggap melakukan handball di dalam kotak terlarang, sebuah keputusan yang kemudian menjadi sorotan utama pascalaga.
David Moyes, dalam wawancara pasca pertandingan, secara terbuka mempertanyakan standar kepemimpinan wasit di laga pembuka musim ini. Ia menilai keputusan yang merugikan timnya tidak sepenuhnya tepat.
Menurut Moyes, Tarkowski tidak berniat melakukan pelanggaran karena bola lebih dahulu membelok sebelum mengenai tangannya. Sang pelatih bahkan menyampaikan bahwa dirinya sudah berbicara langsung dengan wasit utama, yang mengaku bahwa keputusan tersebut datang dari intervensi VAR, bukan dari pengamatan lapangan secara langsung.
"Jelas saya akan bilang itu bukan penalti dan saya percaya itu memang bukan penalti, saya sudah menemui wasit. Wasit sepertinya tidak mau ikut campur, dia pikir itu adalah keputusan VAR. Saya tidak tahu lagi harus bicara apa," ujar Moyes dikutip melalui laman The Guardian, Selasa (19/8).
Kritik Moyes tidak berhenti pada satu insiden. Ia menyoroti pula bahwa akhir pekan pembuka Premier League diwarnai sejumlah keputusan kontroversial lain. Sebagai perbandingan, Moyes menyebut insiden handball yang lebih jelas dalam laga Liverpool melawan Bournemouth, yang justru tidak menghasilkan penalti. Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya ketidakkonsistenan dalam penerapan aturan handball di awal musim ini.
"Saya rasa wasit-wasit tampil buruk di pekan pembuka ini. Saya rasa ada banyak keputusan [yang buruk] dan malam ini adalah salah satunya. Aturan seharusnya adalah jika tangan Anda berada di samping tubuh dan dia [Tarkowski] bahkan sudah mencoba meletakkan tangannya di belakang punggung," ujar Moyes.
"Bolanya juga berbelok di tengah lintasan. Anda diizinkan untuk menghalangi bola dan dia memang menggerakkan badannya ke arah bola, kami terima itu. Kami melihat satu kejadian pada Jumat malam [di laga Liverpool vs Bournemouth] yang tidak diberikan [penalti], padahal terlihat jauh lebih jelas handball-nya dibanding yang terjadi malam ini," lanjutnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
