Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Agustus 2025 | 21.25 WIB

Reijnders Bawa Harapan Baru di Lini Tengah Manchester City Setelah Kepergian De Bruyne

Tijjani Reijnders (Dok. Man City)

 

JawaPos.com - Manchester City akhirnya menemukan bintang baru setelah era Kevin de Bruyne. Sosok itu adalah Tijjani Reijnders, gelandang asal Belanda yang langsung mencuri perhatian dalam debutnya di Liga Inggris.

Berkat aksi gemilang kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano, banyak pihak menyebut bahwa Man City sudah mendapatkan investasi jangka panjang yang akan memperkuat lini tengah mereka selama bertahun-tahun ke depan.

Kehilangan Kevin de Bruyne pada musim panas lalu sempat meninggalkan tanda tanya besar di kalangan suporter. Gelandang asal Belgia itu merupakan otak permainan The Citizens selama hampir satu dekade. Namun, fans kini mulai melupakan rasa kehilangan tersebut setelah menyaksikan performa impresif Reijnders saat melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux.

Menurut laporan BBC, pemain berusia 27 tahun itu tampil luar biasa dengan catatan satu gol dan satu assist. Aksinya menjadikannya pemain kedua dalam sejarah Man City yang mampu mencetak gol sekaligus memberi umpan pada debut Liga Inggris, setelah Sergio Aguero.

Performa All-Out di Laga Perdana

Reijnders sendiri mengaku sangat puas dengan penampilan debutnya. “Sangat menyenangkan bisa mencetak gol dan memberi assist pada pertandingan pertama di Premier League. Kami juga meraih kemenangan penting. Ini awal yang bagus dan saya harus terus melanjutkannya,” ucapnya sebagaimana dikutip dari BBC Match of the Day.

Pelatih Pep Guardiola pun memberikan apresiasi besar. Menurutnya, Reijnders adalah sosok yang membawa energi baru bagi lini tengah Man City. “Dia pemain yang sangat bagus. Sejak hari pertama, dia langsung memberi dampak. Pergerakannya di ruang-ruang sempit membantu kami membuka pertahanan lawan. Di Milan dia sudah luar biasa, begitu juga bersama timnas Belanda. Kami yakin dia rekrutan top untuk beberapa tahun ke depan,” kata Guardiola, dikutip dari BBC Sport.

Pujian dari Legenda Liga Inggris

Tak hanya Guardiola, eks penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer, juga memberikan komentar. Menurutnya, Reijnders menampilkan hampir performa sempurna sebagai gelandang. “Dia sensasional, mengontrol tempo permainan sesuai keinginannya. Wolves benar-benar tak bisa mengatasi pergerakannya,” ujar Shearer kepada BBC.

Komentar tersebut menunjukkan betapa cepatnya Reijnders beradaptasi di panggung Liga Inggris. Fans Man City pun mulai percaya bahwa ia bisa menjadi kunci permainan sebagaimana yang pernah dilakukan De Bruyne.

Perjalanan Karier Reijnders

Reijnders bukan sosok baru di sepak bola Eropa. Karier profesionalnya dimulai di PEC Zwolle pada 2017, sebelum pindah ke AZ Alkmaar pada 2018. Setelah sempat dipinjamkan ke RKC Waalwijk, ia menjelma jadi pilar penting di Alkmaar dengan catatan 13 gol dan 15 assist dari 128 pertandingan.

Penampilan konsisten itu membuat AC Milan kepincut dan memboyongnya pada 2023. Bersama Rossoneri, Reijnders mengoleksi 10 gol dan empat assist musim lalu. Meski Milan gagal tampil di kompetisi Eropa karena finis kedelapan Serie A, performa sang gelandang tetap menonjol. Media Inggris mencatat, ia masuk peringkat lima besar dalam hal operan terobosan dan kemampuan membawa bola di Serie A musim lalu.

Statistik yang Menjanjikan

Data juga menunjukkan betapa pentingnya Reijnders di lapangan. Ia tercatat terlibat dalam 205 rangkaian serangan yang berujung pada tembakan—angka tertinggi di liga musim lalu. Selain itu, ia juga berada di posisi kedua dalam kategori secondary chances created atau kontribusi sebelum terciptanya peluang utama. Fakta ini membuktikan perannya bukan sekadar memberi assist, melainkan juga membangun skema serangan dari lini kedua.

Tak heran jika Guardiola melihatnya sebagai elemen penting untuk transisi cepat City. Dengan gaya box-to-box, Reijnders dianggap bisa menghadirkan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Kolaborasi dengan Haaland

Laga melawan Wolves juga memperlihatkan chemistry awal antara Reijnders dengan Erling Haaland. Salah satu umpannya berhasil menipu bek lawan dan membuka ruang bagi Haaland mencetak gol. Sinergi itu disebut-sebut bisa menjadi senjata mematikan Man City musim ini.

Selain mencetak gol, Reijnders menyelesaikan 52 dari 57 operan, 22 di antaranya di area sepertiga akhir lapangan. Catatan itu hanya kalah dari Nico Gonzalez, rekrutan baru lainnya yang ditebus Man City dari Porto senilai GBP 50 juta, atau setara Rp 1 triliun. Adapun Reijnders sendiri didatangkan dari AC Milan dengan mahar GBP 42,5 juta, atau setara Rp 850 miliar.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore