Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Agustus 2025 | 22.54 WIB

Kisah Gagal Transfer Benjamin Pavard dan Kebangkitan Mengejutkan Harry Maguire di Manchester United

Harry Maguire bangkit dari keterpurukan, kembali jadi andalan Manchester United di bawah arahan Ruben Amorim. (Manchester Evening News) - Image

Harry Maguire bangkit dari keterpurukan, kembali jadi andalan Manchester United di bawah arahan Ruben Amorim. (Manchester Evening News)

JawaPos.com- Dua tahun lalu, Manchester United nyaris mengamankan tanda tangan bek Prancis, Benjamin Pavard. Namun, rencana itu berantakan ketika transfer Harry Maguire ke West Ham United gagal di detik-detik terakhir.

Maguire, yang direkrut United dari Leicester City pada Juli 2019 dengan harga fantastis GBP 80 juta, mengalami pasang surut selama membela Setan Merah. Penampilannya kerap menuai kritik, termasuk dari legenda klub Roy Keane, dan memicu frustrasi sebagian suporter.

Pada musim panas 2023, masa depan Maguire tampak suram. Mantan manajer Erik ten Hag menjadikannya surplus skuad, bahkan mencopot ban kapten dari lengannya. Saat itu, Sky Sports melaporkan United sudah sepakat menjualnya ke West Ham seharga GBP 30 juta, dengan kesepakatan personal juga telah tercapai. Namun, negosiasi yang berlarut membuat The Hammers mundur, dan transfer pun batal.

Kegagalan penjualan Maguire berdampak langsung pada rencana United mendatangkan Pavard. Pemain yang tinggal setahun kontrak di Bayern Munich itu sudah membuka pintu untuk pindah, dan Sky mengklaim kesepakatan siap dijalankan. Namun, tanpa dana segar GBP  30 juta dari Maguire, United tak bisa bergerak karena aturan Financial Fair Play.

Saat itu, United sudah menghabiskan hampir GBP 200 juta untuk membeli Andre Onana, Mason Mount, dan Rasmus Hojlund. Pavard akhirnya bergabung dengan Inter Milan.

Kedatangan Ruben Amorim pada November 2024 sempat memunculkan lagi spekulasi hengkang bagi Maguire. Namun, bek kelahiran Sheffield itu justru bangkit, membuktikan dirinya masih bisa bersaing di level tertinggi meski United finis di peringkat ke-15 Premier League musim lalu.

Amorim bahkan memasukkan Maguire dalam kelompok enam pemimpin tim bersama Diogo Dalot, Lisandro Martinez, Tom Heaton, Noussair Mazraoui, dan kapten Bruno Fernandes.

Dengan kontrak yang akan habis musim panas mendatang, Maguire sudah bisa bernegosiasi dengan klub luar negeri mulai Januari. Namun, menurut The Mail, sang bek justru ingin memperpanjang kontrak dan pensiun di Old Trafford.

Klub pun dikabarkan terbuka, meski pembicaraan resmi belum dimulai.

Legenda United, Rio Ferdinand, menyebut kebangkitan Maguire bak bangkit dari kematian. Ferdinand bahkan berbicara langsung dengan Maguire soal masa-masa sulitnya di Old Trafford.

"Dia sempat terpuruk, tapi kembali bangkit. Untuk menunjukkan karakter dan ketahanan seperti itu, luar biasa," ungkap Ferdinand.

Gagalnya transfer Benjamin Pavard mungkin menjadi kekecewaan besar bagi United kala itu, namun justru membuka jalan bagi kisah kebangkitan Harry Maguire.

Dari pemain yang dianggap habis, menjadi salah satu pemimpin tim di bawah Amorim, Maguire membuktikan bahwa tekad dan mental baja bisa mengubah segalanya.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore