Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 16.10 WIB

Erling Haaland Buka Peluang Pindah ke MLS, Terinspirasi Jejak Lionel Messi dan David Beckham

Striker Manchester City, Erling Haaland. (IMAGO/Xinhua)

JawaPos.com – Ujung tombak Manchester City, Erling Haaland, mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Liga Utama Amerika Serikat (MLS) di masa mendatang.

Haaland saat ini tumbuh sebagai salah satu striker terbaik di dunia. Selama musim yang kurang memuaskan bersama The Citizens, striker timnas Norwegia ini menyelesaikan musim 2024/2025 dengan 22 gol di liga, lebih banyak daripada pemain lain di lima divisi teratas Eropa.

City tidak ragu dengan bakat pemain andalan mereka ini, mengikatnya dengan kontrak yang memecahkan rekor dan baru akan berakhir pada 2034 mendatang. Saat itu, Haaland baru akan berusia 34 tahun, empat tahun lebih muda dari legenda MLS saat ini, Lionel Messi.

Ketika membahas prospek mengikuti jejak kapten Inter Miami tersebut dan pelopor bintang Eropa pindah ke Amerika Serikat, David Beckham, Haaland membuka lebar-lebar peluangnya tersebut.

"Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Apa yang dilakukan Messi sekarang sungguh luar biasa. Begitu pula dengan apa yang dilakukan Beckham, sungguh menakjubkan,” ujarnya kepada majalah Time.

Bekas pemain Borussia Dortmund ini berkesempatan melihat langsung penggemar sepak bola lokal Amerika selama Piala Dunia Antarklub musim panas ini. Meskipun tersingkir lebih awal di babak 16 besar, Haaland mengambil beberapa hal positif dari kunjungannya.

"Saya tidak tahu saya terkenal di Amerika Serikat. Semua orang tahu siapa saya,” imbuh striker berusia 25 tahun ini.

Ketenaran Haaland hanya akan meroket jika ia bergabung dengan liga utama negaranya. Namun, kontrak panjang yang baru ditandatangani di City mencegah kepindahannya dalam waktu dekat.

Tidak lazim bagi pemain seusianya dan memiliki kualitas seperti striker dengan tinggi 195 cm ini untuk mengikatkan diri pada satu klub dalam jangka waktu yang begitu lama. Namun, bagi superstar City ini, berasa normal.

"Hal ini terasa sangat normal bagi saya. Mereka sangat percaya pada saya. (Saya) merasakan firasat baik di dalam diri saya saat ini," jelasnya.

Keyakinan itu berlaku dua arah. Manchester City saat ini tengah terlibat dalam pertarungan hukum yang sedang berlangsung dengan Liga Inggris terkait ratusan dugaan pelanggaran peraturan keuangan.

Jika klub tersebut terbukti bersalah atas pelanggaran paling serius, mereka akan menghadapi berbagai hukuman berat, termasuk degradasi. The Citizens selalu dengan tegas menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak bersalah.

Haaland mengakui bahwa putusan pelanggaran tersebut merupakan topik pembicaraannya dengan petinggi klub sebelum ia menandatangani kontrak panjang berdurasi sepuluh tahun itu pada 2024 lalu.

"Saya sudah bicara dengan para petinggi dan akhirnya, saya percaya pada mereka. Situasi ini sangat sulit bagi saya, bahkan untuk sekadar duduk dan membicarakannya, karena saya tidak benar-benar terlibat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore