
Ruben Amorim.
JawaPos.com - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menyatakan kesiapannya menghadapi musim baru tanpa harus mendatangkan striker anyar. Dalam konferensi pers terbarunya, Amorim menegaskan bahwa dirinya sudah cukup puas dengan komposisi pemain yang dimiliki, meski timnya masih kesulitan mencetak gol musim lalu.
Sejak musim 2024–2025 berakhir, Manchester United memang dikabarkan tengah aktif mencari penyerang baru. Nama-nama besar seperti Alexander Isak dari Newcastle United dan Benjamin Sesko dari RB Leipzig sempat masuk dalam daftar incaran, namun nilai transfer yang terlalu tinggi membuat peluang perekrutan mereka menipis.
Sementara itu, Ollie Watkins dari Aston Villa disebut-sebut sebagai target utama yang lebih realistis.
Dalam bursa transfer musim panas ini, Setan Merah sudah mengamankan dua pemain menyerang: Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Keduanya diproyeksikan untuk mengisi peran nomor 10 dalam formasi 3-4-3 yang menjadi ciri khas Amorim.
Meski begitu, pelatih asal Portugal itu menilai baik Cunha maupun Mbeumo bisa dijadikan penyerang tengah jika dibutuhkan. “Mereka bisa bermain sebagai striker,” ujar Amorim sebagaimana dilaporkan oleh Daily Mail.
Ia juga menambahkan bahwa timnya memiliki Joshua Zirkzee dan Rasmus Hojlund yang siap bersaing di posisi tersebut. “Fokus kami adalah meningkatkan koneksi antarpemain. Mereka harus terus bekerja,” lanjutnya.
Amorim menekankan pentingnya karakter dan komitmen pemain saat ini. Ia menyoroti bahwa Cunha dan Mbeumo datang ke Old Trafford dengan kesadaran penuh atas situasi klub.
“Mereka memilih untuk berada di sini meski memiliki opsi lain termasuk bermain di Liga Champions. Mereka membaca semua yang dikatakan orang tentang klub ini, tetapi tetap memilih bergabung. Itu yang terpenting buat saya,” kata Amorim.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa klub harus berhati-hati dalam mengambil keputusan transfer. Menurutnya, tidak ada gunanya memaksakan perekrutan jika pemain yang ada sudah menunjukkan semangat dan keinginan kuat untuk bertahan.
“Jika kami harus memulai musim dengan skuad yang ada sekarang, saya senang. Karena semua pemain ingin ada di sini,” tegasnya.
Bergabungnya Cunha dan Mbeumo diyakini membuat Manchester United menjadi tim yang lebih kuat. Amorim memuji pengalaman yang dimiliki keduanya, terutama Matheus Cunha.
“Dia masih muda, tapi punya pengalaman. Anda bisa lihat setiap akhir pekan bagaimana dia bermain melawan lawan-lawan top, dan itu membantu saat kami memilih pemain,” ujarnya.
Selain itu, Amorim menjelaskan bahwa pendekatan transfer timnya musim ini memang fokus pada pemain yang tahan menghadapi tekanan, bukan semata nama besar.
“Kami tidak hanya mencari atribut teknis, tapi juga karakter yang bisa menanggung tekanan,” katanya dalam kesempatan yang sama.
Manchester United juga membuka peluang untuk memberi kesempatan kepada pemain muda. Salah satunya adalah Chido Obi, pemain 17 tahun yang sempat menjadi bagian akademi Arsenal. Ia dimainkan saat United menghadapi Leeds United dalam laga uji coba perdana musim panas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
