
Aksi Harry Maguire saat di lapangan bersama Manchester United. (Dok. @harrymaguires93)
JawaPos.com - Bek Harry Maguire akhirnya angkat bicara mengenai masa kepelatihan Ruben Amorim di Manchester United. Ia mengakui bahwa sang pelatih memiliki ide-ide cemerlang, namun tak mampu berjalan efektif di Old Trafford.
Dalam wawancara dengan media Inggris The Guardian, Maguire menilai kegagalan tersebut bukan semata kesalahan pelatih, melainkan juga tanggung jawab para pemain.
"Saya sangat menyukai Ruben, dia punya ide yang hebat. Tapi ide-ide itu tidak berhasil di Manchester United. Tidak cocok dan tidak berjalan, dan kami sebagai pemain juga harus bertanggung jawab atas hal itu," ujar Maguire.
Baca Juga:Statistik Mengkhawatirkan Striker Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Siapa Bakal Moncer?
Sejak ditangani pelatih interim Michael Carrick pada Januari lalu, performa Manchester United justru melonjak drastis. Setan Merah kini berhasil menembus tiga besar Premier League setelah meraih 23 poin dari 10 pertandingan, dengan hanya satu kekalahan.
Maguire pun memberikan pujian atas peran Carrick dalam mengubah situasi tim secara cepat dan efektif.
"Saya rasa ini adalah transisi yang luar biasa. Kredit untuk Michael dan stafnya yang membuat semuanya berjalan begitu mulus," tambahnya.
Salah satu faktor yang disebut Maguire adalah perubahan sistem permainan. Di bawah Amorim, United menggunakan formasi tiga bek, sesuatu yang menurutnya kurang cocok dengan gaya bermainnya.
"Sebagai bek tengah dalam formasi tiga, perannya lebih hati-hati, seperti sweeper, dan tidak banyak membawa bola ke depan. Padahal itu adalah bagian penting dari permainan saya sepanjang karier," jelasnya.
Kini, dengan kembali ke formasi empat bek di era Carrick, Maguire merasa lebih nyaman dan mampu tampil maksimal. Kebangkitan Manchester United ini pun membuka kembali harapan mereka untuk bersaing di papan atas hingga akhir musim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022