Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Juli 2025 | 19.53 WIB

Lucas Paqueta Terbebas dari Tuduhan Pengaturan Skor, West Ham Siap Menyambut Kembali!

Gelandang serang West Ham United, Lucas Paqueta. (Dok. West Ham United)

 

JawaPos.com – Bintang West Ham, Lucas Paqueta, tampaknya telah memenangkan perjuangan beratnya selama dua tahun untuk menyelamatkan karier sepak bolanya setelah dituduh melakukan pengaturan skor oleh Asosiasi Sepak Bola (FA).

Paqueta berpotensi menghadapi larangan bermain seumur hidup jika terbukti bersalah ketika dianggap “sengaja” mendapat kartu kuning untuk memengaruhi hasil judi.

Melansir dari Daily Mail menyatakan bahwa pemain Brasil berusia 27 tahun itu mungkin telah meraih kemenangan terbesarnya setelah salah satu kasus korupsi paling besar yang pernah terjadi di sepak bola Inggris, terutama di era Liga Inggris.

Belum ada pengumuman resmi dari FA, yang sebelumnya telah mendakwanya secara sepihak dua tahun lalu. Orang dalam West Ham mengonfirmasi kepada Mail Sport pada Jumat (25/7) sore bahwa mereka telah menerima kabar tentang putusan tersebut.

Ketika ditanya bahwa Paqueta telah berhasil membersihkan namanya, jajaran orang dalam The Hammers ini bersikeras tidak dapat mengonfirmasi maupun membantah dan tidak dapat memberikan komentar resmi apapun.

Mail Sport juga memberitakan penyelidikan FA terhadap Paqueta sejak Agustus 2023. Saat itu, investigasi mereka menggagalkan rencana kepindahannya senilai GBP 80 juta dari West Ham ke Manchester City karena tuduhan pengaturan skor tersebut.

Hal ini menyebabkan Paqueta didakwa pada Mei 2024 dengan empat dakwaan pengaturan skor, terkait kartu kuning yang diberikan dalam pertandingan Liga Inggris, West Ham melawan Leicester City, Aston Villa, Leeds United, dan Bournemouth serta dua dakwaan lainnya karena menghalangi investigasi FA.

Belum diketahui apakah ia telah lolos dari setiap dakwaan tersebut, dengan pengumuman yang diperkirakan akan dikeluarkan dalam beberapa hari mendatang.

West Ham dikabarkan “sangat marah” dengan bagaimana FA membiarkan investigasi berlarut-larut begitu lama. Hal ini meninggalkan awan gelap yang menggantung di atas salah satu pemain terbaik mereka selama dua tahun terakhir.

Paqueta dianggap salah satu pemain berbakat yang dapat membantu West Ham berjaya. Umpannya kepada Jarrod Bowen-lah yang membawa The Hammers mengalahkan Fiorentina di final Liga Konferensi di Praha pada 2023, menandai trofi besar pertama mereka dalam 43 tahun.

Manajernya untuk kemenangan itu adalah David Moyes, yang kini menjadi pelatih Everton, yang diungkapkan Mail Sport bahkan bertindak sebagai saksi dalam bagian penting pembelaannya terhadap klaim FA.

Gelandang serang timnas Brasil itu diwakili oleh Nick De Marco KC dalam sidang yang berakhir hampir dua bulan lalu. Sumber yang dekat dengan Paqueta sebelumnya telah menjelaskan betapa masa itu merupakan momen yang menyiksa baginya secara pribadi.

Kartu kuning yang diterimanya saat melawan Leicester, pada 12 November 2022, terjadi hampir 1.000 hari yang lalu. Sejak mengetahui bahwa dirinya sedang diselidiki, ia dengan tegas bersikeras bahwa ia tidak bersalah dan yakin akan membersihkan namanya.

West Ham mendukung penuh Paqueta sepanjang prosesnya, meskipun klub kuda hitam Liga Inggris itu telah lama khawatir bahwa kasus ini tidak berpihak pada mereka dan Paqueta.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore