
Xavi Simons (Dok. Instagram @xavisimons)
JawaPos.com – Xavi Simons kembali menjadi sorotan bursa transfer musim panas ini setelah kabar bahwa ia tidak ingin melanjutkan karier di RB Leipzig.
Dilansir dari laman Flashscore pada Sabtu (19/7), gelandang muda asal Belanda itu baru saja menandatangani kontrak permanen dengan klub Bundesliga itu pada Januari 2025, namun merasa kecewa setelah Leipzig gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Pemain berusia 22 tahun itu dikenal sebagai lulusan akademi La Masia milik FC Barcelona dan sempat bermain di Paris Saint-Germain serta PSV Eindhoven.
Meskipun memiliki pengalaman bermain di level tertinggi, ia diyakini tetap menyimpan hasrat untuk kembali membela klub yang membentuknya sejak kecil.
Salah satu informasi menyebutkan bahwa direktur olahraga Barcelona, Deco, telah melakukan pertemuan selama 45 menit dengan perwakilan Simons.
Namun, harga yang diminta Leipzig keuangan EUR 70 juta atau Rp1,3 triliun menjadi kendala besar bagi klub Katalan yang sedang menghadapi keterbatasan keuangan.
Barcelona sejatinya telah memiliki banyak gelandang serang seperti Pedri, Gavi, Frenkie de Jong, Dani Olmo, hingga Fermin Lopez.
Jika Hansi Flick tidak mengubah formasi, sulit melihat ruang tersedia untuk Simons di lini tengah. Namun fleksibilitas posisinya dan pemahamannya terhadap filosofi "cara main Barca" membuatnya tetap menarik.
Simons dikenal sebagai pemain yang dinamis dan cepat, mampu menciptakan peluang serta mahir dalam menembus lini pertahanan lawan.
Musim lalu, ia mencetak 11 gol, memberi delapan assist, dan menciptakan 60 peluang terbanyak di skuad Leipzig. Ia juga memiliki nilai tekel yang tinggi dengan tingkat keberhasilan mencapai 76,7%.
Pemain ini juga tampil konsisten sepanjang musim 2024/25, menjadi starter dalam semua pertandingan Leipzig.
Simons menunjukkan keandalan, baik secara ofensif maupun defensif, dan performanya dalam duel satu lawan satu maupun kontribusi dalam skema bola mati sangat menonjol.
Barcelona kini dihadapkan pada dilema antara kebutuhan memperkuat skuad dan realita finansial. Meski kualitas Simons tak diragukan, pembelian pemain seharga tinggi tanpa kebutuhan mutlak bisa berisiko.
Namun, dengan integrasi yang kemungkinan besar mulus dan potensi besar, Simons tetap layak dipertimbangkan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
