Manajer Man City Pep Guardiola tampak serius saat pertandingan, di tengah polemik 115 dakwaan yang menyeret klubnya. (@pepteam)
JawaPos.com - Sebuah kejutan mengguncang Etihad Stadium setelah kemenangan meyakinkan Manchester City atas Bournemouth. Bukan aksi memukau di lapangan atau Kevin De Bruyne yang menjadi sorotan utama, melainkan sebuah ultimatum tegas dari Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengancam akan meninggalkan City jika ia dipaksa bekerja dengan skuad yang terlalu besar musim depan.
Kontrak baru Guardiola yang diteken akhir tahun lalu seharusnya menjaganya di klub hingga 2027. Namun, pernyataan terbarunya menyiratkan kegelisahan serius.
Ia mengaku mustahil baginya untuk tidak menyertakan pemain dalam daftar skuad pertandingan, seperti yang dialami James McAtee, Savinho, dan Rico Lewis saat City menaklukkan Bournemouth 3-1 di Liga Primer. Guardiola secara eksplisit menyatakan ketidaknyamanannya.
"Saya mengatakan kepada klub bahwa saya tidak menginginkan itu," ujar Guardiola dikutip dari Sky Sports. "Saya tidak ingin meninggalkan lima atau enam pemain di tribun. Saya tidak menginginkan itu. Saya akan berhenti. Buat skuad yang lebih pendek, saya akan bertahan."
"Mustahil bagi saya untuk membiarkan pemain saya di tribun, karena mereka tidak bisa bermain. Saya tidak ingin memiliki 24, 25, 26 pemain saat semua orang fit."
"Jika saya cedera, saya tidak beruntung. Kami memiliki beberapa pemain akademi, dan kami bisa menggunakannya. Kami tidak dapat mempertahankan emosi klub, jiwa tim, menciptakan hubungan lain satu sama lain yang sedikit hilang musim ini."
Pernyataan ini sontak membayangi malam yang seharusnya berpusat pada penampilan terakhir Kevin De Bruyne bersama City di Etihad. City, yang tampil gemilang pasca kekalahan di final Piala FA dari Crystal Palace, bersiap untuk membangun kembali tim musim panas ini.
Namun, ancaman Guardiola secara langsung menantang manajemen klub. Mereka tampaknya harus berjalan sesuai keinginan sang manajer, atau pelatih jenius asal Spanyol tersebut akan memilih hengkang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
