Leandro Trossard (dok. Arsenal)
JawaPos.com - Arsenal kembali dihadapkan pada keputusan besar terkait masa depan salah satu pemain kunci mereka. Leandro Trossard, winger serbabisa asal Belgia yang tampil impresif sepanjang musim 2024/2025, dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk memperpanjang kontraknya hingga tahun 2029. Namun, keputusan tersebut menuai pro dan kontra, bahkan memunculkan perbandingan dengan kasus Pierre-Emerick Aubameyang di masa lalu.
Didatangkan dari Brighton & Hove Albion, Trossard menunjukkan kualitasnya dengan mencatat 54 penampilan di semua kompetisi musim ini—terbanyak di antara seluruh skuad Arsenal. Ia berkontribusi besar dengan mencetak 10 gol dan mengukir sembilan assist. Ketangguhannya membuatnya jadi andalan Mikel Arteta, terlebih saat rotasi dibutuhkan.
Penampilannya yang konsisten membuat manajemen The Gunners tertarik untuk memperpanjang kontraknya, meskipun ia saat ini sudah berusia 30 tahun dan masa bakti tersisa hingga musim panas 2026.
Kontrak Panjang Dianggap Terlalu Berisiko
Meski kontribusinya tak terbantahkan, sejumlah pengamat termasuk Charles Watts, jurnalis senior yang mengikuti perkembangan Arsenal, mengingatkan bahwa pemberian kontrak berdurasi empat tahun hingga 2029 terlalu panjang untuk pemain yang telah menginjak usia kepala tiga.
"Empat tahun itu terlalu lama. Lebih masuk akal jika kontraknya dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun," ujar Watts. Ia menyatakan bahwa Trossard masih sangat berguna bagi skuad, namun klub harus berhati-hati agar tidak mengulang kesalahan seperti saat memperpanjang kontrak Aubameyang yang kemudian performanya menurun drastis.
Komparasi dengan Kasus Aubameyang
Pemberian kontrak jangka panjang untuk pemain berusia 30 tahun ke atas bukanlah hal baru di Arsenal. Pada tahun 2020, mereka memberikan perpanjangan kontrak besar kepada Aubameyang, yang kemudian gagal menjaga konsistensi performa dan akhirnya pergi dengan kisruh internal.
Meskipun Trossard tidak berada pada kisaran gaji sebesar Aubameyang kala itu, kekhawatiran akan penurunan performa secara alami tetap membayangi. Mengikatnya hingga usia 34 dianggap terlalu berisiko, terutama dalam hal efisiensi skuad dan pengelolaan gaji.
Trossard Masih Jadi Kartu Penting Arsenal
Dalam situasi Arsenal yang terus menargetkan trofi domestik dan Eropa, keberadaan pemain seperti Trossard tetap penting. Ia mampu bermain di berbagai posisi—sayap kiri, kanan, bahkan sebagai false nine—memberikan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan oleh Arteta.
Dengan minimnya opsi rotasi musim ini, Arsenal diingatkan agar tidak terlalu cepat melepas pemain berpengalaman seperti Trossard. Bahkan jika klub berencana merekrut winger baru musim panas ini, mempertahankan Trossard akan menambah kedalaman skuad, bukan sekadar menggantikan posisi yang kosong.
Saudi Arabia dan Daya Tarik Finansial
Kabar ketertarikan klub-klub Arab Saudi terhadap Trossard juga menjadi variabel yang tak bisa diabaikan. Jika mereka menawarkan kontrak menggiurkan, Arsenal dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan pemain penting atau melepasnya demi pemasukan besar.
Trossard sendiri baru saja kembali berlatih usai mengalami cedera hamstring ringan saat laga kontra Liverpool. Ketersediaannya jelang laga melawan Newcastle menunjukkan bahwa dirinya masih punya semangat tinggi untuk membela Arsenal.
Jalan Tengah yang Ideal
Melihat semua pertimbangan, keputusan paling ideal adalah memberikan perpanjangan kontrak jangka pendek. Satu atau dua tahun, ditambah opsi perpanjangan, akan memberi fleksibilitas kepada Arsenal tanpa membebani tim dengan kontrak jangka panjang.
Jika tawaran dari luar negeri terlalu menggiurkan untuk ditolak, maka keputusan bisa bergeser dari segi teknis menjadi pertimbangan finansial semata. Namun, jika Arsenal ingin menjaga stabilitas skuad dan tetap kompetitif, mempertahankan Trossard dengan syarat yang realistis bisa jadi langkah bijak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
