Gianluigi Donnarumma. (AP Photo/Matthieu Marville)
JawaPos.com - Gianluigi Donnarumma bisa saja mengakhiri tahun ini dengan dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik di dunia, tetapi masa depannya berseragam Paris Saint-Germain belum tentu pasti musim panas mendatang.
Donnarumma, yang membuat terobosan senior di AC Milan saat ia baru berusia 16 tahun, telah menjadi bintang PSG yang melaju jauh ke Liga Champions, dengan penyelamatan heroik yang terbukti berhasil membawa Les Parisiens melaju ke final.
Pada leg pertama semifinal Liga Champions melawan Arsenal pada 30 April, Donnarumma berhasil mencatatkan 5 kali penyelamatan penting dengan rating 8.6. Pada pertemuan kedua, kiper Timnas Italia berusia 26 tahun itu melakukan 3 penyelamatan dengan rating 8.1.
Dengan trio penyerangan Ousmane Dembélé, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue, sang kiper sama pentingnya dengan lini penyerangan tim ibu kota Prancis ini. Tetapi, Les Parisiens hingga saat ini belum memastikan masa depan Donnarumma di Parc des Princes.
Kiper dengan tinggi 196 cm ini akan memasuki dua tahun terakhir kontraknya di Paris dan hal itu memberikan peluang bagi raksasa Eropa lainnya yang ingin memperkuat posisi penjaga gawang musim depan.
Menyadur 90min berdasarkan laporan terbaru Gazzetta dello Sport menyebutkan, ada dua tim besar Eropa memantaunya, yaitu Real Madrid dan Bayern Munchen. Kedua klub tersebut telah diperkuat oleh dua penjaga gawang terbaik generasi ini.
Thibaut Courtois bergabung dengan Real Madrid dari Chelsea pada 2018 dan telah memenangkan gelar Liga Champions dua kali, serta tiga gelar La Liga dan tujuh trofi lainnya bersama Los Blancos.
Pemain asal Belgia itu juga merupakan penerima Yashin Trophy pada 2022, penghargaan penjaga gawang di bawah naungan Ballon d'Or. Namun, Courtois kini menginjak usia 33 tahun dalam hitungan hari dan tidak lagi memiliki catatan kebugaran terbaik.
Sementara Bayern Munchen bisa dibilang lebih membutuhkan jasa Donnarumma, Die Roten mulai menyusun rencana untuk mencari suksesor penjaga gawang Manuel Neuer yang baru-baru ini membantah musim ini adalah tahun terakhirnya.
Tetapi, mantan pilar timnas Jerman ini akan berusia 40 tahun pada 2026 dan kembali menepi ke ruang perawatan dalam sejumlah pertandingan karena berbagai cedera yang terus menghantuinya.
Raksasa München itu pada akhirnya tidak memiliki masalah untuk mendominasi kompetisi domestik setelah dipastikan gelar Bundesliga pekan lalu, setelah Die Roten imbang 3-3 dari RB Leipzig dan pesaing gelar mereka, Bayer Leverkusen, juga gagal menang.
Absennya Neuer pada kedua leg perempat final Liga Champions melawan Inter bulan lalu tentu menjadi masalah bagi tim, karena asuhan Vincent Kompany ini masih mengandalkan Neuer, yang telah membantu klub sejak 2011. Dengan begitu, Bayern Munchen gagal melaju ke babak selanjutnya Liga Champions musim ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
