
Mikel Arteta menenangkan Jurrien Timber setelah Arsenal gugur dari Liga Champions. (Sky Sports)
JawaPos.com–Mikel Arteta meyakini Arsenal telah menjadi tim terbaik di Liga Champions musim ini. Meskipun mereka tersingkir dari Paris Saint-Germain di semifinal.
Mimpi Arsenal di Eropa telah berakhir dengan gol Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi, yang membuat Paris Saint-Germain menang 2-1 pada Kamis (8/5). Pasukan Luis Enrique melaju ke final Liga Champions melawan Inter Milan.
Juara Liga Prancis itu langsung mendapat tekanan. Declan Rice menyundul umpan silang Jurrien Timber yang melenceng dari sasaran.
Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan gemilang mengawali lima menit permainan yang menegangkan. Tekanan dari Martin Odegaard dan Gabriel Martinelli juga berhasil dihentikan kiper Italia berusia 26 tahun itu.
Gol dimenit awal tidak terjadi untuk Arsenal. The Gunners selalu mengejar ketertinggalan dalam laga ini.
Arsenal kembali gagal melaju dari empat semifinal kompetisi besar terakhir yang berhasil mereka capai. Liga Eropa 2020/2021, Piala Carabao 2021/2022, Piala Carabao 2024-25, dan Liga Champions 2024/2025.
Mengutip dari Sky Sports, Arteta yakin tim asuhannya lebih pantas mencapai final berdasar dua leg yang telah dijalani melawan PSG. Pelatih asal Spanyol itu memuji Arsenal sebagai tim terbaik di kompetisi tersebut meski harus tersingkir.
"Saya rasa tidak ada tim yang lebih baik dalam kompetisi ini dari apa yang pernah saya lihat (Arsenal) ," kata Arteta kepada TNT Sports.
"Tapi kami (Arsenal) tersingkir. Kami pantas mendapatkan lebih (final), tetapi kompetisi ini tentang kotak penalti, penyerangan dan penjaga gawang, mereka adalah pemain terbaik di kedua pertandingan," terang dia.
"Saya sangat bangga dengan para pemain saya, mereka pantas mendapatkan banyak pujian atas apa yang mereka lakukan dan banyaknya cedera. Kami tiba di sini dalam kondisi terburuk kami," tutur Arteta.
“Anda harus tiba di sini dengan semua pemain harus bugar dan siap bermain dengan banyak menit. Mereka punya waktu seminggu. Kami datang ke sini dalam kondisi yang berbeda. Itu memberi saya banyak hal positif untuk masa depan,” tambah dia.
Donnarumma melakukan delapan penyelamatan dari pelung-peluang yang diciptakan Arsenal. The Gunners hanya berhasil mencetak satu gol karena ketidakmampuan dalam penyelesaian klinis yang merugikan mereka.
"Penilaian akan saya buat saat saya sudah sedikit lebih tenang, tetapi perasaan yang saya dapatkan dari bangku cadangan adalah bahwa kami jauh lebih baik daripada mereka (PSG)," ucap Arteta.
"Dalam dua pertandingan, pemain terbaik di lapangan adalah penjaga gawang mereka (Donnarumma), dia membuat perbedaan dalam pertandingan ini. Kami sangat dekat, jauh lebih dekat daripada hasil yang ditunjukkan, tetapi sayangnya kami tersingkir," imbuh dia.
“Saya sangat bangga. Bagaimana kami memulai dan menangani tekanan, setelah 20 menit kami seharusnya unggul 3-0. Tetapi ada sesuatu yang ekstra dalam kompetisi ini yang menguntungkan bagi kami dan itu tidak terjadi," tandas Arteta.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
