
Tendangan Davide Frattesi yang berbuah gol kemenangan untuk Inter Milan atas Barcelona dan membuat mereka melaju ke Final Liga Champions (AP Photo/Luca Bruno)
JawaPos.com–Dalam laga yang disebut-sebut sebagai salah satu semifinal Liga Champions terhebat sepanjang masa, Inter Milan berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor agregat 7-6 untuk mencapai babak final di Munich.
Inter sukses membungkam Barcelona pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2024/25. Bermain di Giuseppe Meazza, Rabu (7/5) dini hari WIB, Nerazzurri menang dengan dramatis 4-3. Tim tuan rumah unggul saat Lautaro Martinez menjebol gawang Barcelona. Inter semakin nyaman ketika Hakan Calhanoglu berhasil memperdayai Wojciech Szczesny lewat eksekusi penalti.
Blaugrana tidak mau menyerah begitu saja, mereka berhasil menyamakan kedudukan ketika Eric Garcia dan Daniel Olmo secara bergantian menaklukkan Yann Sommer. Tim asuhan Hansi Flick di luar dugaan mampu memimpin saat Raphinha di menit 87 membawa Barcelona unggul.
Di tengah kemenangan yang sudah di depan mata, Inter berhasil memaksa laga berlanjut di babak perpanjangan waktu setelah Francesco Acerbi mencetak gol di injury time. Di babak extra time, Inter sepertinya mampu memanfaatkan rasa lelah yang melanda skuad Barcelona.
Gelandang pengganti, Davide Frattesi menjadi pencetak gol penentu sekaligus membawa Nerazzurri lolos ke partai puncak. Tak pelak, laga ini langsung dikenang sebagai duel yang tak terlupakan. Banyak yang menyebutnya pertarungan Inter melawan Barcelona sebagai klasik Eropa sejati.
Namun, ini bukan satu-satunya semifinal yang epik di Liga Champions. Sepanjang sejarah, banyak duel seru lainnya yang tak kalah berkesan. Dilansir dari laman BBC, berikut lima partai semifinal Liga Champions paling ikonik. Termasuk duel panas Inter vs Barcelona yang baru saja usai.
Inter Milan 7-6 Barcelona (2025)
Inter Milan melakukan comeback dramatis di menit-menit akhir untuk mengalahkan Barcelona dengan skor 7-6 secara agregat dalam sebuah laga semifinal Liga Champions yang mendebarkan dan menjadi salah satu yang terbaik sepanjang masa. Dengan hanya dua menit waktu tambahan tersisa, Inter tertinggal 3-2 pada malam itu dan hampir saja tersingkir ketika bek tengah berusia 37 tahun, Francesco Acerbi, melesakkan umpan silang ke atap gawang untuk menyamakan kedudukan.
Dan pemain pengganti Davide Frattesi memenangkan pertandingan untuk sang juara Italia, melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang indah ke pojok bawah gawang pada babak pertama perpanjangan waktu.
"Barca sebelumnya pernah bangkit dari ketertinggalan agregat 5-3 untuk memimpin 6-5 - setelah sebelumnya juga tertinggal 2-0 dan 3-2 pada leg pertama yang sama luar biasanya," tulis BBC.
Real Madrid 6-5 Manchester City (2022)
Leg pertama yang mendebarkan di Etihad Stadium membuat Pep Guardiola berhasil mengalahkan rival lawasnya dalam usaha untuk meraih gelar juara Liga Champions. Tim asuhannya bertarung dengan Real Madrid untuk memimpin 4-3 di leg kedua.
Dalam sebuah pertandingan yang tidak kekurangan peluang, Riyad Mahrez memperbesar keunggulan City di Bernabeu dan membuat anak asuh Carlo Ancelotti membutuhkan dua gol untuk membawa pertandingan ini ke babak perpanjangan waktu. Pemain pengganti, Rodrygo, berhasil membuat perubahan yang luar biasa, dengan menaklukkan kiper Ederson dalam waktu satu menit di akhir waktu normal.
"Manchester City tidak dapat mempercayai bahwa mereka harus menghadapi tim Madrid yang sangat bersemangat, yang berhasil mendapatkan tempat di final Liga Champion berkat tendangan penalti di menit ke-95 dari Karim Benzema. Benar-benar sebuah drama," ulas BBC.
Barcelona 3-4 Liverpool (2019)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
