Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 April 2025 | 19.09 WIB

Perbandingan Skuad Juara Liverpool di Bawah Arne Slot vs Era Jurgen Klopp

Arne Slot (kiri) dan Jurgen Klopp. (ANP/James Baylis/AMA/GettyImages) - Image

Arne Slot (kiri) dan Jurgen Klopp. (ANP/James Baylis/AMA/GettyImages)

JawaPos.com–Stigma negatif telah hadir ketika di era awal kepelatihan Arne Slot menggantikan Jurgen Klopp di ruang ganti Liverpool. Bagaimana mungkin pelatih yang relatif kurang berpengalaman dari Eredivisie menggantikan juru taktik jenius di Anfield?

Ketakutan itu sedikit demi sedikit mereda selama musim debut pelatih asal Belanda itu di klub Merseyside. Liverpool berhasil memastikan gelar Liga Inggris musim 2024/2025 di pekan ke-34.

Arne Slot bergabung dengan kelompok empat pelatih asing terhormat lainnya yang berhasil membawa klub yang di asuhnya juara di Liga Inggris pada tahun pertamanya. Namun, keberhasilan Slot tidak akan mungkin terjadi tanpa fondasi yang dibangun pendahulunya. Klopp, satu-satunya pelatih Liverpool yang pernah memenangkan Liga Inggris yang mengesankan selama masa jabatannya bersama The Reds.

Membandingkan dua pelatih yang sangat berbeda dan perjalanan mereka menuju kejayaan Liga Inggris bukan hal mudah. Hari ini mungkin waktu yang tepat menyejajarkan pencapaian juara liga domestik yang sangat mengesankan untuk klub besar seperti Liverpool.

Kedalaman Skuad

Mungkin akan sulit untuk bisa memenangkan Liga Inggris tanpa kehadiran pemain yang impresif, itu sudah jelas. Kedua skuad peraih gelar Liverpool dipenuhi para bintang, dengan banyak pemain yang saling melengkapi.

Faktanya, delapan pemain yang tampil di liga selama musim juara 2019/2020 masih ada di dalam skuad juara tahun 2024/2025 saat ini. Termasuk sebagian besar pemain bertahan dan Mohamed Salah yang tak tergantikan selama masa baktinya di Anfield.

Roberto Firmino dan Sadio Mane merupakan bagian penting dalam keberhasilan Liverpool meraih gelar Liga Inggris di era kepelatihan Klopp. Mereka kemudian digantikan oleh Diogo Jota, Luis Diaz, Cody Gakpo, Darwin Nunez, dan Federico Chiesa.

Liverpool kini memiliki lebih banyak variasi dan kedalaman di barisan lini depan mereka. Meski tidak lagi menjadi raksasa penyerang seperti saat trio striker legendaris Firmino, Mane, dan Salah.

Lini tengah Liverpool tentu lebih bertalenta pada 2024/2025. Diisi pemain-pemain berteknik tinggi, bukan hanya pekerja keras. Tidak ada lagi ruang bagi pemain-pemain seperti Jordan Henderson dan James Milner, kecuali Wataru Endo yang kurang dikenal.

Jajaran pemain-pemain sekelas Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch, dan Dominik Szoboszlai, yang tampil sebagai gantinya menunjukkan perbedaan bagaimana lini tengah era Arne Slot sangat superior musim ini.

Sedangkan di lini pertahanan relatif hampir sama, Ibrahima Konate telah menggantikan Joel Matip dan Alisson masih bertahan di bawah mistar gawang. Kiper asal Brasil ini menjadi tulang punggung di dua era pencapaian gelar, meski para bek Liverpool 2019/2020 tampil lebih baik.

Secara keseluruhan, skuad Liverpool saat ini lebih ahli secara teknis dan memiliki stamina dan tingkat kerja yang sama saat tidak menguasai bola. The Reds era Slot sekarang memiliki lebih banyak senjata yang dapat digunakan daripada lima tahun lalu, meskipun mereka adalah kekuatan yang kurang dominan seperti era Klopp.

Gaya Bermain

Liverpool terkenal dengan gaya bermain berintensitas tinggi mereka di bawah Klopp. Pelatih asal Jerman yang bersemangat itu menuntut energi yang sama dari para pemain di lapangan, yang dia terima dengan berlimpah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore