Marc Guiu (dok. Chelsea)
JawaPos.com – Chelsea akhirnya mengambil sikap tegas terkait proses pemulihan cedera striker muda mereka, Marc Guiu, yang sedang menjalani masa pemulihan menjelang penutupan musim 2024/2025. Penyerang berusia 19 tahun itu sebelumnya menunjukkan performa impresif sebelum mengalami cedera yang cukup menghambat lajunya bersama tim utama.
Guiu didatangkan dari Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu dan awalnya diproyeksikan sebagai pilihan ketiga di lini serang The Blues. Namun, enam gol dari enam pertandingan di ajang UEFA Conference League membuatnya mulai dilirik untuk peran yang lebih besar di skuat utama, terutama setelah pergantian tahun.
Performa itu memberinya kesempatan bermain di Premier League ketika menggantikan Nicolas Jackson yang cedera dalam laga kontra West Ham United pada 3 Februari lalu. Sayangnya, Guiu justru mengalami cedera otot aduktor pada detik-detik terakhir pertandingan tersebut dan sejak itu absen membela Chelsea.
Menurut laporan dari The Athletic, pelatih Enzo Maresca sempat menyampaikan bahwa Guiu kemungkinan bisa kembali memperkuat tim sebelum musim ini berakhir, meski belum ada tanggal pasti kapan ia akan comeback. Tim medis Chelsea sendiri memilih untuk tidak mengambil risiko dan fokus memperkuat otot-otot kaki sang pemain muda agar tidak terjadi cedera berulang.
Mereka disebut melakukan evaluasi secara mingguan, memantau progres Guiu dengan cermat dan mempertimbangkan waktu terbaik untuk mengembalikannya ke kompetisi resmi. Target realistisnya adalah Guiu bisa kembali masuk skuad pada bulan Mei, saat jadwal Chelsea cukup padat.
Chelsea dijadwalkan memainkan lima pertandingan dalam dua pekan ke depan, termasuk dua laga penting menghadapi Djurgarden di semifinal Conference League. Dengan intensitas pertandingan yang tinggi, kehadiran opsi di lini serang tentu akan sangat membantu Maresca dalam melakukan rotasi.
Apalagi, Christopher Nkunku—yang sempat dicoba di posisi nomor sembilan—kini semakin jarang dimainkan di posisi tersebut. Hal ini membuat Maresca lebih mempertimbangkan Guiu sebagai alternatif utama dari Nicolas Jackson di ujung tombak.
Maresca sendiri telah memuji kemampuan Guiu dalam menekan lawan dan menyamakannya dengan gaya bermain Jackson. Namun untuk saat ini, peran Guiu kemungkinan akan dibatasi hanya sebagai pemain pengganti, setidaknya sampai ia benar-benar pulih 100%.
Sejak awal 2025, Guiu baru mencatatkan 137 menit bermain dalam tiga laga, dan Chelsea tampaknya tak ingin terburu-buru mengeksplorasi potensi sang striker muda secara berlebihan. Dengan pendekatan hati-hati ini, Chelsea berharap Guiu bisa kembali dalam kondisi terbaik dan menjadi aset penting bagi masa depan lini depan mereka.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
