
Romeo Lavia (dok. Chelsea)
JawaPos.com - Chelsea mendapat angin segar di tengah perjuangan meraih tiket Eropa. Gelandang muda Romeo Lavia dilaporkan sudah kembali ke sesi latihan penuh, memberi harapan baru bagi pelatih Enzo Maresca dalam menyambut jadwal padat hingga akhir musim.
Sejak didatangkan dari Southampton dengan nilai transfer yang bisa mencapai GBP 58 juta, karier Romeo Lavia bersama Chelsea belum berjalan mulus. Gelandang berusia 21 tahun itu lebih sering berkutat dengan cedera ketimbang tampil reguler bersama skuad utama The Blues.
Pada musim debutnya, Lavia hanya mencatatkan satu penampilan sebagai pemain pengganti. Sementara musim ini, meski sudah menunjukkan perkembangan, ia tetap belum sepenuhnya lepas dari masalah kebugaran. Total, Lavia baru tampil dalam 13 pertandingan—9 kali sebagai starter dan 4 dari bangku cadangan.
Situasi tersebut membuat pelatih Enzo Maresca memutuskan untuk mencoret namanya dari skuad Chelsea yang berlaga di fase gugur UEFA Conference League. Keputusan ini sempat menuai tanda tanya, mengingat potensi besar yang dimiliki Lavia sebagai gelandang bertahan masa depan.
Namun kini, angin segar berhembus dari pusat latihan Cobham. Jelang laga leg kedua perempat final Conference League melawan Legia Warsaw, Romeo Lavia terlihat telah kembali berlatih bersama rekan-rekannya.
Menurut laporan dari football.london, Lavia tidak hanya menjalani latihan ringan atau individu, tetapi telah mengikuti sesi latihan penuh bersama tim. Ini menjadi sinyal positif bahwa sang gelandang mulai kembali ke level kebugaran yang diharapkan.
Dengan beberapa hari tersisa sebelum laga penting kontra Fulham pada Minggu (20/4), Chelsea berharap bisa memasukkan Lavia setidaknya ke dalam daftar pemain cadangan. Jika semuanya berjalan baik, ini akan menjadi penampilan pertamanya sejak diturunkan selama delapan menit saat melawan Arsenal pada 16 Maret lalu.
Sebelumnya, Lavia sempat absen panjang sejak pertengahan Januari karena cedera otot yang kambuhan. Kondisi ini sempat membuat frustrasi pihak klub dan para pendukung, mengingat investasi besar yang telah dikeluarkan untuk mendatangkannya.
Bagi pelatih Enzo Maresca, kembalinya Lavia bisa menjadi kunci untuk melakukan rotasi pemain, terutama mengingat jadwal padat yang menanti The Blues. Jika Chelsea berhasil mencapai final Conference League, mereka masih harus menjalani 10 pertandingan sebelum musim resmi berakhir.
Saat ini, Chelsea duduk di peringkat keenam klasemen Premier League. Meskipun masih memburu tiket Liga Champions, posisi mereka cukup rapuh. Jika kalah dari Fulham pada akhir pekan nanti, Chelsea hanya akan berjarak tiga poin dari rival sekota mereka yang berada di posisi kesembilan.
Oleh karena itu, selain menjaga performa di liga domestik, Chelsea harus memaksimalkan peluang di ajang Conference League. Menjuarai turnamen tersebut akan memberi mereka tiket langsung ke Liga Europa musim depan, sekaligus menjadi pelipur lara jika gagal finis di empat besar Premier League.
Kehadiran Lavia akan memberi opsi tambahan di lini tengah. Selama ini, Maresca sangat bergantung pada Moises Caicedo dan Enzo Fernandez sebagai double pivot. Tanpa rotasi yang cukup, performa keduanya bisa menurun menjelang akhir musim.
Lavia dikenal sebagai gelandang bertahan dengan kemampuan distribusi bola yang rapi serta ketenangan dalam tekanan. Jika ia bisa menjaga kebugarannya, bukan tidak mungkin dia menjadi pemain kunci dalam momen-momen genting menjelang penutupan musim.
Terlepas dari cedera-cedera yang menghambatnya, Lavia tetap menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di skuad Chelsea. Usianya yang masih muda memberinya banyak waktu untuk berkembang, dan momen kembalinya kali ini bisa jadi titik balik yang selama ini ditunggu-tunggu.
Kini semua mata tertuju pada Enzo Maresca—akankah ia mempercayakan peran penting kepada Lavia di saat-saat krusial ini, atau memilih bermain aman dengan tetap mengandalkan pemain yang lebih bugar secara konsisten?

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
