
Gelandang Real Madrid Jude Bellingham. (dok. Real Madrid)
JawaPos.com–Jelang laga leg kedua perempat final Liga Champions melawan Arsenal, gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, terlibat dalam insiden memanas dengan rekan setimnya, Antonio Rudiger, di sesi latihan. Kejadian tersebut menambah ketegangan menjelang laga krusial di Santiago Bernabeu. Los Blancos harus membalikkan defisit 3-0 agar bisa melanjutkan pertahanan gelar Eropa mereka.
Bellingham, yang telah menjadi salah satu pemain andalan di lini tengah Real Madrid musim ini, dikabarkan bereaksi dengan marah setelah menerima tekel keras dari Rudiger dalam latihan. Beberapa rekan tim lainnya dilaporkan harus turun tangan untuk meredakan situasi yang sempat memanas itu.
Tekel Keras di Latihan
Insiden tersebut terjadi saat Real Madrid melakukan latihan kecil menjelang pertandingan melawan Arsenal. Dalam latihan tersebut, Rudiger dikabarkan melakukan tekel keras terhadap Bellingham, yang memicu reaksi marah dari pemain asal Inggris tersebut.
Menurut laporan El Chiringuito yang diterbitkan Evening Standard, suasana sempat memanas, dan latihan dihentikan sejenak. Meskipun demikian, kabar terakhir menunjukkan bahwa hubungan antara keduanya tetap baik, tanpa adanya dendam atau masalah jangka panjang.
Bellingham dan Rudiger Siap Tampil di Laga Melawan Arsenal
Meski insiden ini sempat menjadi sorotan, kedua pemain dipastikan akan siap tampil pada pertandingan penting melawan Arsenal. Bellingham, yang telah mencetak 13 gol dan memberikan 13 assist dalam 43 penampilan bersama Los Blancos musim ini, akan kembali mengisi posisi gelandang serang. Dia akan berduet dengan Rodrygo, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior di lini depan.
Sementara itu, Antonio Rudiger diharapkan akan bergabung dengan Raul Asencio di lini belakang sebagai bek tengah. Mereka akan menghadapi ancaman serangan Arsenal yang dipimpin Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli.
Real Madrid menghadapi misi yang sangat sulit pada leg kedua perempat final Liga Champions ini. Setelah kalah 3-0 di leg pertama di Emirates, tim asuhan Carlo Ancelotti harus mencetak setidaknya tiga gol untuk menyamakan kedudukan dan menghindari eliminasi lebih lanjut.
Meskipun peluang mereka sangat tipis, sejarah Real Madrid di Liga Champions, khususnya di Bernabeu, memberikan sedikit harapan bagi para pendukung setia. Los Blancos terkenal dengan comeback spektakuler mereka, seperti saat mengalahkan Manchester City dan Chelsea di masa lalu.
Namun, Arsenal berada dalam posisi yang lebih baik, dengan kemenangan leg pertama menjadi yang ke-48 bagi tim yang menang dengan selisih tiga gol atau lebih di babak knockout Liga Champions, dan 43 dari 47 tim tersebut berhasil melaju ke babak selanjutnya.
Statistik Menarik Jelang Laga
Statistik sebelum pertandingan juga menunjukkan tantangan berat bagi Real Madrid. Klub asuhan Mikel Arteta itu belum kebobolan dalam delapan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, meski beberapa pemain utama mereka absen. Sebaliknya, Real Madrid belum pernah mencatatkan satu pun clean sheet di Liga Champions musim ini.
Di sisi lain, Arsenal memiliki catatan solid dalam serangan dan tidak pernah kehilangan ritme meski sejumlah pemain andalan mereka absen. Sementara itu, peluang bagi Real Madrid untuk mencetak gol lebih banyak bergantung pada permainan agresif dari para pemain depan seperti Bellingham dan Mbappe.
Misi Mustahil bagi Real Madrid?
Dengan waktu yang semakin menipis, pertandingan melawan Arsenal akan menjadi ujian besar bagi Real Madrid.
Meskipun ada ketegangan di ruang ganti menjelang laga ini, terutama setelah insiden Bellingham dan Rudiger, Ancelotti diyakini dapat menjaga fokus tim dan memastikan mereka tetap berjuang keras untuk membalikkan keadaan.
Namun, Arsenal datang dengan kepercayaan diri yang tinggi setelah kemenangan leg pertama, dan mereka akan berusaha keras untuk mengamankan tiket ke semifinal. Apakah Real Madrid dapat melakukan comeback luar biasa lagi? Semua akan terjawab pada Rabu malam di Santiago Bernabeu.
Dengan begitu, pertandingan ini bukan hanya sekadar laga sepak bola, melainkan juga menjadi momen penentuan bagi masa depan Liga Champions Real Madrid di musim ini

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
