
Andrea Cambiaso dan Kenan Yildiz saat berlatih di lapangan. (@juventus)
JawaPos.com-Persaingan sengit dalam perebutan Scudetto semakin memanas ketika Juventus dan Atalanta BC bertemu di Allianz Stadium pekan lalu. Kekalahan bagi salah satu tim diyakini akan mengakhiri mimpi mengejar Napoli dan Inter Milan dalam perburuan gelar Serie A musim ini.
Juventus sempat bangkit dengan lima kemenangan beruntun di liga, meski sebelumnya harus tersingkir dari Eropa oleh PSV Eindhoven dan tersingkir dari Coppa Italia oleh Empoli. Namun, harapan mereka kembali redup setelah mengalami kekalahan telak 0-4 dari Atalanta.
Kekalahan memalukan ini menjadi yang terburuk dalam hampir enam dekade terakhir bagi Bianconeri, ditambah lagi dengan Dusan Vlahovic yang secara tak sengaja membantu Atalanta mencetak gol keempat.
Usai kekalahan tersebut, kritik pun menghujani Juventus dan posisi Thiago Motta disebut-sebut dalam bahaya jika timnya kembali menelan kekalahan dalam dua pertandingan beruntun untuk pertama kalinya dalam satu tahun terakhir. Namun, sebelum bertandang ke markas Fiorentina pada Minggu (16/3), Juventus memiliki modal positif dengan dua kemenangan tandang terakhir mereka melawan Como dan Cagliari. Selain itu, mereka hanya sekali kalah dalam laga tandang di Serie A musim ini.
Sementara Fiorentina, yang ingin bangkit dari musim domestik kurang stabil, baru saja memastikan tempat di perempat final UEFA Conference League untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah menyingkirkan Panathinaikos dengan kemenangan 3-1. Di kompetisi Eropa, ambisi mereka adalah melangkah lebih jauh dan membawa pulang trofi ke Tuscany.
Namun, performa mereka di Serie A masih jauh dari kata memuaskan. Dalam delapan pertandingan terakhir, tim asuhan Raffaele Palladino mencatatkan empat kemenangan dan empat kekalahan. Kekalahan 1-2 dari Napoli pekan lalu membuat mereka tertinggal lima poin dari posisi enam besar, yang menjadi target utama untuk kembali ke kompetisi Eropa musim depan.
Palladino pun mendapat sorotan tajam, dan pertandingan melawan Juventus bisa menjadi momen pembuktian diri dan timnya. Meski demikian, sejarah tidak berpihak pada Fiorentina, karena mereka hanya menang sekali dalam delapan pertemuan terakhir dengan Bianconeri. Selain itu, dari 85 pertemuan di Serie A saat bermain sebagai tuan rumah, La Viola hanya menang 28 kali, dengan kemenangan terakhir terjadi pada Mei 2022.
Juventus kembali harus bermain tanpa Douglas Luiz, sementara Nicolo Savona, Jonas Rouhi, dan Francisco Conceicao, diragukan tampil. Di lini tengah, Khephren Thuram diperkirakan kembali menjadi andalan setelah mencetak dua gol dalam pertemuan sebelumnya dengan Fiorentina. Sedangkan di lini depan, Randal Kolo Muani kemungkinan besar akan kembali dipercaya setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A pada Februari.
Sementara itu, Fiorentina akan mengandalkan Moise Kean, eks striker Juventus, yang kini menjadi top skor klub dan menduduki peringkat kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak Serie A. Kean yang mencetak gol saat bertemu Juventus di pertemuan pertama musim ini, kembali tampil apik dengan mencetak gol di laga melawan Panathinaikos.
Fiorentina memiliki statistik menarik musim ini, di mana mereka mencetak gol terbanyak dalam 15 menit pertama pertandingan (tujuh gol) dan belum pernah kebobolan di periode waktu tersebut. Dengan statistik ini, mereka bisa saja unggul lebih dulu atas Juventus yang masih dalam kondisi terpuruk.
Prediksi Susunan Pemain
Fiorentina (3-5-2): De Gea; Pongracic, Mari, Ranieri; Dodo, Adli, Cataldi, Ndour, Gosens; Beltran, Kean.
Juventus (4-2-3-1): Di Gregorio; Weah, Gatti, Kalulu, Cambiaso; Thuram, Locatelli; Yildiz, McKennie, Gonzalez; Kolo Muani.
Dengan rivalitas panjang yang berakar sejak 1990-an, pertemuan Fiorentina vs Juventus di Artemio Franchi dipastikan akan berjalan panas.
Jadwal dan siaran langsung pertandingan Juventus vs Fiorentina

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
