Jose Mourinho (Dok. Skysport)
JawaPos.com - Drama perseteruan antara Jose Mourinho dan kubu Galatasaray terus memanas. Kubu Galatasaray kemarin mengumumkan telah melakukan tuntutan kepada pelatih berusia 62 tahun tersebut. Akibat tuntutan tersebut, Jose Mourinho dijatuhi hukuman untuk dilarang mendampingi skuad Fenerbahce selama 4 pertandingan.
Jose Mourinho juga mendapat hukuman denda sebesar GBP 35,000 atas komentarnya yang bernada rasisme kepada skuad Galatasaray.
Dilansir dari Daily Mail, Jose Mourinho dan Fenerbahce tidak tinggal diam atas laporan yang dibuat oleh Galatasaray. Fenerbahce resmi mengajukan gugatan atas tuduhan yang dilayangkan rival beratnya itu. Fenerbahce menyebut bahwa Galatasaray melakukan pencemaran nama baik yang membuat hak-hak pribadi Jose Mourinho terganggu.
Gugatan yang dilayangkan Fenerbahce kian menambah panas kekisruhan kedua tim yang sama-sama sedang bersaing ketat menjadi kampiun liga domestik di musim ini.
"Kami ingin memberitahukan kepada publik terkait gugatan hukum akibat kerugian non-materiil dengan nominal 1,9 juta Lira Turkiye (GBP 41,000). Gugatan itu ditujukan kepada klub sepak bola Galatasaray oleh kuasa hukum Fenerbahce akibat serangan-serangan yang datang dan menyerang hak-hak pribadi pelatih kami, Jose Mourinho" begitu bunyi pernyataan resmi Fenerbahce.
Kejadian ini sejatinya bermula ketika kedua tim bertemu pada laga penentuan di Superlig Turkiye pada Selasa (25/2). Tensi panas dan tinggi kedua klub yang sama-sama bermarkas di Istanbul membuat gengsi kedua tim jadi tinggi.
Keduanya juga jadi yang terdepan dalam persaingan gelar juara dengan Galatasaray jadi yang berpeluang besar dibanding Fenerbahce. Galatasaray duduk di peringkat pertama dengan keunggulan 64 poin sementara Fenerbahce di peringkat kedua dengan 58 poin.
Laga berakhir imbang 0-0 namun situasi di tribun lapangan memanas akibat gesekan dari kedua suporter yang hadir. Panasnya persaingan merembet hingga ke meja konferensi pers ketika Jose Mourinho membuat pernyataan kontroversial terkait bangku cadangan Galatasaray. Disebutkan bahwa bench Galatasaray 'melompat-lompat seperti kera' dan pernyataan tersebut yang membuat kubu Galatasaray berang.
Jose Mourinho dituduh melakukan pernyataan berbau rasisme dan perseteruan kedua tim jadi meluas ke luar dari persaingan di liga domestik.
Tidak berhenti disitu, Galatasaray juga menerima hukuman larangan bertanding tanpa penonton setelah pihak federasi menjatuhkan sanksi kepada suporter. Disebutkan bahwa "nyanyian yang buruk dan jelek" akibat ulah suporter di laga tersebut. Kemudian pelatih kepala Galatasaray, Okan Buruk, juga mendapat hukuman larangan mendampingin tim Galatasaray bertanding karena provokasi kepada wasit ketika pertandingan berakhir.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
