
Ibrahima Konate mendapatkan komentar rasisme. (Dok. Ibrahima Konate)
JawaPos.com–Liverpool mengecam tindakan rasisme yang ditujukan kepada pemainnya, Ibrahima Konate. Setelah mengalahkan Galatasaray pada 19 Maret, bek Liverpool tersebut mendapatkan komentar rasisme di sosial media.
Salah satu aksi Ibrahima Konate yang paling mencuri perhatian di laga melawan Galatasaray adalah saat dirinya mengawal Victor Osimhen. Benturan fisik kedua pemain tersebut membuat Victor Osimhen mengalami cedera patah tulang lengan kanan yang membuatnya ditarik keluar pada menit ke-46.
Karena aksi tersebut, serangan verbal dari pendukung Galatasaray makin memanas. Dalam salah satu postingan Ibrahima Konate di Instagram, mereka menuliskan komentar rasisme.
Mengetahui pemainnya mendapatkan serangan rasisme, Liverpool mengeluarkan pernyataan resmi. Liverpool mengecam perilaku rasisme yang dianggap sebagai sikap paling pengecut.
Liverpool menegaskan bahwa para pemainnya bukanlah target dari aksi rasisme. Bagi klub, rasisme sangat mengotori sebuah pertandingan.
”Perilaku ini sama sekali tidak dapat diterima. Ini merendahkan martabat manusia, pengecut, dan berakar pada kebencian. Rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola, tidak memiliki tempat dalam masyarakat, dan tidak memiliki tempat di mana pun baik daring maupun luring,” tulis Liverpool di laman resminya, Jumat (20/3).
Baca Juga:Salah Satunya Arief Catur! Berikut 5 Pemain Persebaya Surabaya yang Masih Koleksi Satu Gol
”Para pemain kami bukanlah target. Mereka adalah manusia. Pelecehan yang terus ditujukan kepada para pemain, yang seringkali tersembunyi di balik akun anonim, merupakan noda pada permainan dan pada platform yang membiarkannya terus berlanjut,” tulis Liverpool dalam keterangannya.
”Seluruh insan sepak bola harus bersatu dan menyatakan dengan jelas dan tanpa kompromi bahwa hal ini tidak akan ditoleransi. Kata-kata kecaman saja tidak cukup,” imbuhnya.
Liverpool ingin platform media sosial bertanggung jawab atas komentar rasisme yang masih menyebar. Selain itu, The Reds akan memberikan perlindungan pada Konate dan berkerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
