
Alphonso Davies setelah mencetak gol untuk Bayern Munchen di laga melawan Celtic. (Dok. Instagram/@alphonsodavies)
JawaPos.com- Bayern Munchen berhasil lolos ke babak 16 besar walaupun bermain imbang melawan Celtic di leg kedua play-off Liga Champions 2024/2025. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu dimainkan di Allianz Arena, Munchen, Rabu (19/2).
Celtic yang kalah di leg pertama mampu mencetak gol terlebih dahulu dan menyamakan agregat menjadi 2-2 melalui gol yang dicetak oleh Nicolas Kühn di menit ke-63. Menjelang akhir pertandingan, Alphonso Davies berhasil mencetak gol dan membuat Bayern Munchen unggul agregat 3-2.
Sebagai pencetak gol, Alphonso Davies mengakui bahwa Celtic sangat merepotkan Bayern Munchen. "Ini Liga Champions, kami bermain melawan tim Celtic yang bagus. Kami tahu mereka akan datang ke sini dengan intensitas tinggi, dan kami tahu kami harus menyamai intensitas itu, dan kami berhasil," ucapnya mengutip dari laman resmi klub.
Walaupun menghadapi jadwal padat di Liga Jerman, Alphonso Davies senang Bayern Munchen tetap bisa lolos ke babak berikutnya. "Tidak mudah untuk memainkan begitu banyak pertandingan, tetapi secara keseluruhan kami bertahan dengan baik. Kami sempat mengalami sedikit kesalahan di lini belakang, tetapi secara keseluruhan kami bermain dengan baik. Kami tidak membuang banyak peluang. Pada akhirnya, kami senang bisa lolos ke babak berikutnya," tutur pemain 24 tahun tersebut.
Bermain di babak kedua pada menit ke-64, Davies mampu membantu penyerangan dengan baik. Melihat statistik permainannya dari Fotmob, ia mampu melepaskan dua tendangan yang salah satunya berbuah gol. Selain itu, ia mampu melakukan tiga sentuhan di kotak penalti Celtic.
Golnya ke gawang Celtic adalah gol perdananya di Liga Champions musim ini dari tujuh pertandingan. Di musim lalu, ia juga mencetak satu gol saat Bayern Munchen kalah 1-2 di semifinal leg 2 melawan Real Madrid.
Sang pelatih, Vincent Kompany menyayangkan beberapa peluang yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuhannya dan membuat mereka harus menunggu gol dari Alphonso Davies di menit terakhir. "Kami memiliki banyak peluang di babak kedua yang seharusnya bisa mencetak dua atau tiga gol. Namun pada akhirnya, kami membutuhkan gol dari Phonzy (panggilan akrab Alphonso Davies). Meskipun demikian, Anda harus melihatnya dalam konteksnya, kami telah mengerahkan banyak energi selama enam hari terakhir," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
