
Hansi Flick. (fcbarcelona.com)
JawaPos.com - Pelatih Barcelona Hansi Flick telah memperingatkan para pemainnya agar menghindari perdebatan dengan wasit setelah superstar Real Madrid Jude Bellingham dikeluarkan dari lapangan karena berbicara mencoba berbicara dengan pimpinan di lapangan pertandingan pada Sabtu (15/2).
Wasit Jose Luis Munuera Montero mengusir Bellingham saat Madrid bermain imbang 1-1 dengan Osasuna karena dianggap mengatakan "f*** you." Pilar timnas Inggris itu menegaskan ada miskomunikasi dan dia sebenarnya mengatakan "f*** off" karena frustrasi kepada dirinya sendiri.
Mengutip dari ESPN, Flick mengatakan kedua komentar tersebut sama-sama tidak sopan untuk diucapkan, ia telah berpesan kepada para pemain Barca untuk tidak membuang-buang energi menentang keputusan dengan wasit dalam pertandingan meski merugikan mereka.
"Saat Anda mengatakan hal itu kepada saya, menurut saya itu tidak baik. Itu tidak sopan. Bagi saya, memang seperti itu. Tapi saya tidak harus memutuskan (hukumannya). Bukan urusan saya untuk memutuskan situasi ini,” kata juru taktik Blaugrana kelahiran Jerman tersebut.
“Saya selalu mengatakan kepada para pemain saya, mengapa Anda membuang waktu dan energi untuk berbicara atau berdiskusi dengan wasit mengenai keputusan ini?
“Kami punya satu orang di lapangan yang diperbolehkan berdiskusi dengan wasit dan dia adalah kapten kita. Kami harus menerima keputusan apapun yang dibuat oleh pengadil lapangan.
"Saya tidak menyukai perilaku ini dan saya mengatakan itu kepada para pemain saya karena itu sangat penting dan tidak baik bagi tim ketika mendapat kartu merah karena protes kepada wasit. Itu adalah kelemahan dan kami tidak menyukainya,” tambahnya.
Real Madrid dan Atletico Madrid sama-sama kehilangan poin karena hanya mampu bermain imbang, berarti Barcelona bisa melompat dari posisi ketiga ke puncak klasemen La Liga jika mereka berhasil mengalahkan Rayo Vallecano pada Selasa (18/2).
Pasukan Catalunya saat ini tak terkalahkan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi sejak pergantian tahun, namun mereka menjamu Rayo yang juga tak kalah dalam sembilan pertandingan La Liga terakhir mereka, kekalahan terakhir anak asuhan Inigo Perez terjadi di liga pada (1/12) tahun lalu.
"Kami tidak mengincar klasemen. Bagi kami, sangat penting untuk melihat apa yang terjadi di akhir musim. Perjalanan masih panjang menuju akhir. Kami ingin menunjukkan penampilan terbaik kami sejak pergantian tahun,” ujar pelatih 59 tahun itu.
"Rayo melakukan pekerjaannya dengan sangat baik bersama pelatih (Inigo Perez) melakukan hal yang luar biasa. Mereka adalah tim yang berani menekan dan melakukannya dengan intensitas tinggi, baik bermain di kandang maupun tandang,” pungkas Hansi Flick.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
