
Kisah piluh Eden Hazard saat berseragam Real Madrid. (Berengui/DeFodi Images via Getty Images)
JawaPos.com - Mantan pemain terbaik Liga Inggris milik Chelsea, Eden Hazard membuka kisah piluhnya tentang kepindahannya ke raksasa Spanyol, Real Madrid pada 2019.
Pemain timnas Belgia ini dikenal sebagai salah satu pemain sayap terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Hazard yang memulai karirnya di negara kiblat sepak bola dunia itu sejak tahun 2012 sebelum memutuskan untuk hijrah ke tanah Spanyol di musim 2019.
Kepindahan winger fenomenal itu mencetak rekor biaya transfer The Blues sebesar GBP 89 juta, namun sebagai pemain berlabel superstar ia tidak mampu memenuhi ekspektasi besar yang diberikan padanya saat mulai berseragam Real Madrid.
Eden Hazard dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam mempengaruhi dan mengubah jalannya permainan seorang diri dan membawa timnya (Chelsea) selalu berada di jalur perebutan gelar. Insting mencetak gol dan kecepatan tak terbendung menjadi kombinasi yang mematikan dimilikinya.
Bak pesulap bertubuh kecil ia membangun reputasi yang luar biasa di Liga Inggris. Hal tersebut langsung berubah 180 derajat selama berada di Real Madrid, ia hanya mencatatkan 76 penampilan di bawah asuhan Carlo Ancelotti di semua kompetisi yang diikuti Los Blancos.
Pada saat kepindahannya ke La Liga, Hazard masih berusia 28 tahun masih tergolong masa prima sebagai pemain sepak bola, tetapi ia hanya mampu mencetak tujuh gol dan memberikan 12 assist sepanjang kesempatan yang diberikan Ancelotti, sebelum memutuskan pensiun pada 2023 di usia 32 tahun.
Cedera jelas menjadi alasan utama dalam keputusannya untuk meninggalkan dunia sepak bola. Mantan kapten timnas Belgia itu hampir tidak pernah mampu menjaga kebugaran untuk tetap fit bahkan sehat selama berada di ibu kota Spanyol itu.
Melansir dari Givemesport, pemain berusia 34 tahun ini baru-baru ini berbicara tentang perjuangan dan kesulitan yang dia hadapi selama hidupnya dengan apa yang disebutnya sebagai "klub impian" dalam sebuah wawancara terbuka.
“Itu (Real Madrid) adalah klub impian saya. Saya pikir saya sedikit kurang beruntung (saat saya tiba di Spanyol) dengan adanya wabah COVID. Jika Anda ingin mengetahui kisah sebenarnya, saya harus pergi ke Dallas, Amerika Serikat untuk operasi, dan kemudian saya kembali ke Madrid, lalu datanglah COVID, “ungkap Eden Hazard.
“Sekita dua bulan atau dua setengah bulan, saya di rumah sendirian tanpa fisioterapis untuk melakukan rehabilitasi (cedera). Jika saya bisa memilih satu hal untuk diubah, saya akan menelepon dokter untuk mendapatkan fisio dan mendampingi saya, ketika COVID selesai.
“Saya mendorong tubuh saya untuk segera sehat hingga seperti orang gila, tetapi pergelangan kaki saya tidak lagi sama, dan kemudian saya mematahkan segalanya pada musim berikutnya (di Real Madrid),” jelasnya dalam wawancara baru-baru ini yang diunggah ke Reddit.
Ketika masa kejayaan Eden Hazard bersama Chelsea, ia memainkan 245 pertandingan Liga Inggis dan berkontribusi langsung dalam 139 gol yang ia hasilkan. Dia memenangkan dua gelar liga dan dua individu penghargaan Pemain Terbaik Musim Ini selama musim puncaknya pada musim 2014/15 dan 2018/19.
Ketika empat musim bersama Los Blancos, pemain Belgia itu harus melewatkan lebih dari 70 pertandingan karena cedera yang terus menghantuinya dan menjatuhkan mental Hazard saat itu.
Akibatnya, ia memutuskan untuk pensiun dini pada tahun 2023 di usianya yang masih 32 tahun, masa baktinya saat berseragam Real Madrid membuatnya dicap sebagai salah satu transfer terburuk dalam sepanjang sejarah sepak bola.
Tetapi, para pecinta si kulit bundar yang beruntung menyaksikan aksi-aksinya pada masa prima Eden Hazard pasti mempunyai argumen untuk mempertahankan warisan sebagai salah satu winger terbaik di dunia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
