
Sergio Conceicao terlihat cekcok dengan Davide Calabria usai laga AC Milan lawan Parma. (Francesco Scaccianoce)
JawaPos.com - Laga AC Milan melawan Parma menyisahkan drama seusai laga saat Sergio Conceicao terlihat adu argumen dengan Davide Calabria. Namun, Conceicao menepis pertikaian sengitnya dengan anak asuhnya bahwa hanya masalah adrenalin.
Milan sukses memetik hasil positif saat meraih kemenangan comeback atas Parma dalam laga lanjutan Serie A 2024/25. Bermain di San Siro, Minggu (26/1) petang WIB, tim tuan rumah menang 2-1.
Parma unggul lebih dulu pada menit ke-24 melalui tendangan Matteo Cancellieri dari luar kotak penalti, meskipun Christian Pulisic menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti tujuh menit sebelum jeda.
Enrico Del Prato membawa tim tamu Parma kembali unggul saat pertandingan tersisa 10 menit, memanfaatkan bola liar setelah Mike Maignan menggagalkan upaya Drissa Camara.
Strahinja Pavlovic mengira dia telah menyamakan kedudukan di menit akhir, namun gol tersebut dianulir karena offside, namun Tijjani Reijnders sanggup menyamakan skor menjadi 2-2.
Drama di menit-menit akhir makin seru ketika pemain pengganti Chukwueze mencetak gol dengan pahanya, memanfaatkan umpan sundulan Pavlovic di menit ke-90+5, yang memastikan kemenangan tuan rumah asuhan Conceicao.
Namun, kemenangan dramatis yang diraih Milan sempat tercoreng saat Conceicao dan Calabria harus dipisahkan oleh rekan setim dan staf di lapangan seusai pertandingan.
Calabria pada menit ke-77 digantikan oleh Luka Jovic dalam pergantian pemain untuk tuan rumah, yang pada akhirnya terbukti sangat penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Conceicao terlihat sangat kesal dengan apa yang terjadi pada situasi tersebut dan mencoba untuk mendekati kaptennya untuk menyelesaikan masalah itu, namun ia mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi dalam sesi konferensi pers.
"Saya menjalani pertandingan dan dalam hal bagaimana saya menjalaninya dan bagaimana saya merasakannya, ada banyak antusiasme dan keinginan untuk menang,” ujar Conceicao seperti dilansir dari laman Football Italia.
"Pada akhirnya, ada sedikit adrenalin ekstra. Saya berbicara tentang situasi pertandingan dengan Davide dan, menurut saya, ada terlalu banyak kata yang diucapkan.
"Para pemain tahu bahwa mereka semua penting bagi saya, seperti sebuah keluarga. Jika saya sedang berada di sebuah restoran dan anak saya melakukan sesuatu yang tidak saya sukai, saya akan mengatakan kepadanya, tidak ada kemunafikan.
"Itu tidak menyenangkan untuk dilihat, tetapi dalam sepak bola tidak apa-apa. Kami tidak sedang berada di gereja."
Ini merupakan musim yang sulit bagi Calabria bersama Milan, setelah hanya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan di Serie A musim ini, usai absen dalam lima pertandingan di awal musim karena cedera.
Dia juga kehilangan jabatan kapten tim yang saat ini berada di lengan Mike Maignan, ditambah Emerson Royal lebih sering dimainkan sebagai bek kanan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
