Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Oktober 2024 | 05.46 WIB

Masih Sakit Hati, Warganet Indonesia Serang AFC Lagi saat Live Tiktok: AFC Mafia!

Netizen Indonesia menyerang akun TikTok AFC saat sedang melakukan siaran langsung. (Instagram)

JawaPos.com - Rasa sakit hati warganet Indonesia terhadap Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tampaknya belum hilang. Terbaru mereka menyerang akun TikTok AFC saat sedang melakukan siaran langsung.

Serangan warganet Indonesia itu terjadi ketika AFC menyiarkan acara AFC Annual Award 2023 di Seoul, Selasa (29/10). Acara itu merupakan ajang penghargaan khusus sepak bola Asia yang ada di bawah naungan AFC.

Ada sejumlah kategori yang diumumkan. Mulai dari pemain terbaik, pemain muda terbaik, dan pelatih terbaik baik putra maupun putri, hingga menyasar ke olahraga futsal Asia yang juga di bawah naungan AFC.

Tapi ketika acara itu berlangsung dan disiarkan oleh akun TikTok AFC, tak sedikit warganet Indonesia yang turut bergabung dan meramaikan kolom komentar. 

Tapi komentar yang dilontarkan banyak negatifnya. Isi komentarnya kebanyakan berbagai hujatan dari banyak akun warganet yang diduga berasal dari Indonesia.

"AFC Mafia," tulis komentar warganet.

"Syaiton AFC," tulis komentar lainnya.

"AFC iblis," komentar warganet lainnya.

Ini bukan kali pertama warganet Indonesia menyerang AFC dan Bahrain secara daring. Sebelumnya mereka pernah mengubah nama kota-kota di Bahrain dalam google maps menjadi AFC Bahrain Mafia.

Sakit hati yang dirasakan warganet dan penggemar Timnas Indonesia muncul menyusul kegagalan skuad Garuda -julukan Timnas- meraih kemenangan atas Bahrain beberapa waktu lalu. Tepatnya pada 10 Oktober lalu.

Saat itu, Timnas Indonesia nyaris mengalahkan Bahrain dalam laga lanjutan grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan unggul 1-2 dalam 90 menit waktu normal.

Namun ketika laga memasuki injury time, Bahrain berhasil menjebol gawang Timnas Indonesia. Gol itu penuh kontroversi karena tercipta pada menit ke-90+9, padahal tambahan waktu yang diberikan perangkat pertandingan awalnya hanya enam menit.

Buntut kejadian itu, warganet Indonesia meluapkan kekecewaannya dengan menyerang akun media sosial Bahrain dan AFC. PSSI juga selaku federasi melayangkan surat protes kepada AFC dan FIFA. 

Tapi surat protes itu dibalas AFC dengan meminta PSSI untuk menghubungi FIFA lebih lanjut soal komplainnya. Respons itu membuat publik Indonesia makin kecewa.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore