
Pepe saat bermain untuk Portugal. (Sumber foto: Instagram/ @official_pepe)
JawaPos.com - Kepler Laveran de Lima Ferreira atau yang lebih dikenal sebagai Pepe memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola.
Dilansir Mail Online pada Jumat (9/9), pemain berusia 41 tahun itu mengumumkannya lewat sebuah video di YouTube pribadinya yaitu @officialPepeFerreira dengan durasi 33 menit. Video tersebut diberi judul "Obrigado" yang berarti terima kasih.
Bek berkepala plontos itu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan dari semua klub yang pernah dibela, rekan setim, dan pelatih. Pepe juga berterima kasih pada tim nasional Portugal dan penggemarnya.
"Terima kasih juga untuk agen saya Jorge Mendes dan Ibuku yang telah membiarkan saya menjadi pemain profesional," ucap Pepe. "Terima kasih untuk istri dan anak-anakku yang telah menjadi pendukung utama hidupku saat jauh dari rumah."
Bermain untuk Portugal di Euro 2024 menjadi penampilan terakhirnya di dunia sepak bola. Saat turnamen tersebut Pepe hanya satu kali absen dan bermain 120 menit bersama Cristiano Ronaldo ketika kalah dari Prancis di babak perempat final.
Pepe telah memenangkan 34 trofi dengan total 878 pertandingan. Sebagai pemain bertahan, dia sangat agresif dan merupakan mimpi buruk bagi penyerang lawan.
Setelah pindah dari negara asalnya Brasil di umur 17 tahun, Pepe berhasil masuk ke tim utama Porto dan dikontrak tahun 2004. Tiga tahun berselang, Real Madrid mendatangkannya ke Santiago Bernabeu.
Saat dipasangkan bersama Sergio Ramos selama satu dekade di Real Madrid, mereka mampu mempersembahkan tiga gelar Liga Champions. Tidak hanya itu, sejumlah penghargaan individu juga pernah diraihnya.
Bersama Los Blancos, ia telah tampil 334 kali di semua kompetisi dan menciptakan 15 gol serta 20 assist. Selain itu, Pepe telah mengoleksi 79 kartu kuning dan tiga kartu merah.
Puncak kariernya di tim ibukota Spanyol itu terjadi saat dirinya berhasil memenangkan dua kali Piala Dunia Antarklub, dua gelar Piala Super UEFA, serta dua Piala Spanyol. Selain itu ada tiga gelar La Liga, dan tiga Piala Super Spanyol.
Ketika sudah meraih segalanya di Real Madrid, Pepe memutuskan untuk kembali ke klub masa kecilnya yaitu Porto di tahun 2019. Perjalanan kariernya selalu identik dengan gelar dan dia berhasil memberikan empat trofi liga utama Portugal, lima Piala Portugal, lima Piala Super, dan satu trofi interkontinental bagi klub tersebut selama dua musim.
Pemain kelahiran bulan Februari ini ikut membawa Portugal menjadi juara Euro 2016 yang mengalahkan Prancis sebagai tuan rumah saat itu. Pepe juga ikut mempersembahkan trofi UEFA Nations League 2019.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022