Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Mei 2024, 19.39 WIB

Meski Gagal Melawan Irak, Timnas Garuda Muda Indonesia Masih Berpeluang Lolos Menuju Olimpiade Paris 2024

Timnas Garuda Indonesia telah kalah dengan melawan Timnas Irak U-23, akan tetapi peluang untuk lolos menuju Olimpiade Paris 2024 Masih Terbuka./PSSI - Image

Timnas Garuda Indonesia telah kalah dengan melawan Timnas Irak U-23, akan tetapi peluang untuk lolos menuju Olimpiade Paris 2024 Masih Terbuka./PSSI

JawaPos.com - Timnas Garuda Muda Indonesia menerima nasib kekalahannya saat melawan Timnas Irak U-23 dengan memperoleh skor (1-2) di laga pertandingan sepak bola untuk memperebutkan posisi ketiga yang terbaik pada Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah Bin Khalifa Doha Qatar.

Dalam laga pertandingan sepak bola yang di perjuangkan Timnas Garuda Muda berlangsung seru, karena kedua tim saling bermain terbuka.

Timnas Garuda Muda Indonesia di menit awal mencoba mencari keuntungan melalui pergerakan pemain gelandang, Witan Sulaiman akan tetapi, usaha tersebut berhasil digagalkan oleh pemain Timnas Irak U-23.

Sementara, untuk pemain Timnas Irak U-23 mengandalkan bola umpan silang yang membahayakan pertahanan pemain Timnas Garuda Muda. Beruntung, Timnas Irak U-23 juga belum membuahkan hasil.

Dikutip dari laman pssi.org, pada menit ke-19 Timnas Garuda Muda lebih dahulu unggul dengan membuka skor (1-0) melalui tendangan jarak jauh dari pemain gelandang lini tengah, Ivar Jenner.

Keberhasilan Timnas Garuda Muda Indonesia saat mencetak gol ini berawal dari tendangan sudut (Corner kick), dimana bola liar hasil umpan pemain gelandang, Witan Sulaiman diterima oleh pemain gelandang lini tengah, Ivar Jenner dengan tendangan kaki kanannya.

Namun, skor keunggulan yang telah diraih oleh Timnas Garuda Muda Indonesia tidak bertahan lama, Timnas Irak U-23 berhasil menyamakan kedudukan melalui salah satu pemainnya, Zaid Tahseen pada menit ke-27. Dengan begitu, membuat kedudukan skor menjadi imbang (1-1) sampai akhir di babak pertama.

Pada saat babak kedua, kedua tim tersebut saling bermain lebih tertutup di menit-menit pertama. Namun, Timnas Garuda Muda Indonesia lebih banyak menguasai pertandingan sepak bola.

Pada menit ke-54 Timnas Garuda Muda Indonesia memiliki peluang kemenangan dari pemain penyerang, Marselino Ferdinan yang telah melakukan tendangan hook dari kotak pinalti, namun perjuangan tersebut gagal karena bola tendangan dari kaki kanannya melebar ke arah atas gawang Timnas Irak U-23.

Selanjutnya, pada menit ke-71 pemain penyerang, Jeam Kelly Sroyer melakukan tendangan voly dengan memanfaatkan bola liar yang berasal dari lemparan kawan sendiri, Pratama Arhan, namun sayangnya bola masih belum bisa masuk ke gawang lawan, bahkan bola melambung di atas mistar gawang Timnas Irak U-23.

Saat satu menit kemudian, Timnas Irak U-23 juga hampir saja menyetak gol di gawang Timnas Garuda Muda Indonesia, andaikan saja salah satu pemain Timnas Irak U-23, Nihad Mohammed Watifi jika bola tidak dihalau untuk keluar gawang oleh Nathan Tjoe A-On sebagai pemain back.

Hal itu karena gawang Timnas Garuda Muda telah menjadi kosong tidak ada sang kiper, Ernando Ari Sutaryadi yang pada saat itu, beliau juga ikut maju untuk menjemput bola yang di giring oleh lawan.

Pada menit ke-87, Timnas Irak U-23 mendapatkan peluang melalui tandukan dari pemainnya, Ridha Fadhil Mayali beruntung bola berhasil di tepis oleh sang kiper Timnas Garuda Muda, Ernando Ari Sutaryadi.

Kembali untuk sang kiper, Ernando Ari Sutaryadi yang menjadi pahlawan bagi Tanah Air setelah memuntahkan bola tendangan dari lawan, Nihad Mohammed Watifi dengan posisi berdiri bebas di menit-menit akhir.

Dengan skor yang masih imbang (1-1), pertandingan dilanjutkan kembali di babak perpanjangan waktu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore