
Manajer Chelsea Mauricio Pochettino (Sumber Foto : Sport Skeeda)
JawaPos.com – Manajer Chelsea Mauricio Pochettino mengkonfirmasi timnya telah siap untuk menghadapi Liverpool dalam Final Carabao Cup 2023/2024 di Wembley Stadium pada hari Minggu (25/2) Pukul 22.00 WIB.
The Blues saat ini berada di urutan ke-10 klasemen Liga Premier dengan raihan 35 poin dari 25 pertandingan dan akan menantang pasukan Jurgen Klopp dalam pertandingan Final Piala EFL atau Carabao Cup.
Mereka mengalahkan Newcastle United melalui adu penalti di perempat final Carabao cup sebelum melonggarkan asanya melewati Middlesbrough di babak final four bulan lalu dengan agregat skor 6-2.
Selama konferensi pers pra-pertandingan Pochettino membagikan pemikiranya tentang peluang Chelsea untuk mengalahkan The Reds dan mengangkat trofi Piala EFL.
Dilansir melalui sportskeeda ia mengatakan bahwa “ini sangat berarti bagi kami, staf pelatih untuk tiba di Final dan menantang tim seperti Liverpool.”
Menurut Pochettino ini menjadi impian baginya bersama tim untuk bisa merebut gelar pertamanya di musim ini.
“Ini adalah mimpi bagi kami dan staf pelatih untuk memenangkan gelar pertama kami disini, kami memiliki 90 menit untuk mencapai itu dan kami akan berjuang, tim sudah siap dan ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi kami,” Ujarnya.
Pelatih 53 tahun itu dipekerjakan musim ini untuk mengubah skuad Chelsea yang mahal menjadi pemegang gelar Liga Premier dan menempatkan kembali mereka di kompetisi elit eropa.
Tetapi itu nampaknya masih jauh dengan Chelsea menempati klasemen 10 di Liga Premier, beda 25 poin di belakang Liverpool.
Memenangkan Piala Liga keenam untuk Chelsea tentunya bisa menjadi percikan yang memicu semangat bagi pemerintahan di Stamford Bridgenya.
Dalam pertemuan terakhirnya menghadapi Liverpool, The Blues harus mengakui keunggulan 4-1 di Anfield dalam Liga Premier pada 31 Januari lalu.
Tapi sejak saat itu ada tanda-tanda Pochettino mulai memecahkan teka-teki Chelsea dengan kemenangan Piala FA atas Aston Villa, kemenangan Liga atas Crystal Palace dan hasil imbang melawan Manchester City yang berarti Chelsea akan memulai pameran dalam rangka positif di hari Minggu.
The Blues telah memenangkan empat dari tujuh pertemuan di Piala EFL melawan The reds meskipun kalah dalam pertandingan terakhir di Final EFL di tahun 2022 dengan adu penalti 11-10 setelah hasil imbang 0-0.
Chelsea telah berjuang untuk mempertahankan konsistensi kampanye di musim ini, mereka telah memenangkan 17 pertandingan, 11 kalah dari 34 pertandingan secara keseluruhan dengan tembakan belakang gawang 65 kali dan ciptakan 48 gol.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022