
DRAMATIS: Lautaro Martinez berhasil mengoyak gawang Napoli untuk mengklaim Inter Milan meraih gelar Piala Super Italia pada Selasa (23/1) dini hari WIB di Stadion Al Awwal, Riyadh, Arab Saudi.
JawaPos.com – Inter Milan sukses memenangi gelar Piala Super Italia ketiga berturut-turut pada Selasa (23/1) dini hari WIB.
Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menjadi pahlawan bagi timnya setelah mencetak gol di menit-menit terakhir untuk meraih kemenangan dramatis 1-0 atas 10 pemain Napoli.
Kemenangan tersebut juga memberi Inter gelar Supercoppa kedelapan, hanya tertinggal satu gelar di belakang rekor milik Juventus dengan koleksi sembilan gelar.
Pertandingan di Al-Awwal Park merupakan final pertama dari format Piala Super yang diikuti empat tim, yang menampilkan pemenang dan runner-up Liga dan Piala Italia.
"Kami harus memberi selamat kepada Napoli, mereka memainkan permainan yang hebat," kata Pelatih Inter Simone Inzaghi, yang menjadi pelatih pemenang rekor Supercoppa dengan lima gelar, dikutip dari Mediaset.
"Kami bermain di semifinal tiga hari lalu dan kemudian final hari ini. Itu adalah sesuatu yang baru bagi semua orang. Kami menjaga fokus kami tetap tinggi," imbuhnya.
Gol kemenangan Martinez terjadi di masa tambahan waktu ketika Benjamin Pavard melakukan solo run yang hebat. Dia kemudian memberikan umpan silang dari kanan untuk menemukan striker Argentina itu di kotak enam yard untuk penyelesaian ke gawang lawan.
Inter mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Giovanni Simeone dikeluarkan dari lapangan pada menit ke-60. Anak dari Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, itu mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Francesco Acerbi.
"Saya sangat bangga dan bahagia. Kami tersingkir dari Piala Italia, jadi kami ingin memenangkan Piala Super," kata Martinez yang mencetak 21 gol dalam 27 pertandingan di semua kompetisi musim ini.
"Itu sulit karena kami kurang istirahat sehari. Kami tidak tajam, tapi saya bangga dengan tim ini. Gol tersebut menimbulkan emosi yang luar biasa, momen yang unik," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
