Pelatih Al-Hilal, Simone Inzaghi. (Dok. Al-Hilal)
JawaPos.com - Posisi Simone Inzaghi di kursi pelatih Al Hilal tengah diguncang. Pelatih asal Italia itu kini berada dalam tekanan besar setelah timnya tercecer dalam persaingan papan atas Saudi Pro League.
Padahal, beberapa bulan lalu situasinya jauh berbeda. Al Hilal sempat melaju mulus dan memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin.
Permainan tim terlihat stabil, lini depan produktif, dan pertahanan cukup solid. Optimisme merebut gelar liga pun menguat di kalangan suporter.
Namun, memasuki Januari, grafik performa tim menurun. Setelah kedatangan Karim Benzema, yang disebut-sebut direkomendasikan langsung oleh Inzaghi, Al Hilal justru lebih sering kehilangan poin.
Dari tujuh laga terakhir, lima di antaranya berakhir imbang. Hasil itu membuat mereka turun ke peringkat ketiga.
Kini Al Hilal berada di bawah Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo, serta Al Ahli yang tampil konsisten di puncak klasemen dengan selisih empat poin. Persaingan semakin ketat, sementara tekanan terhadap Inzaghi terus meningkat.
Media setempat menyebut manajemen klub mulai mengevaluasi kinerja sang pelatih. Suporter pun tak lagi setenang awal musim. Kritik bermunculan di media sosial, bahkan ada yang secara terbuka meminta pergantian pelatih sebelum situasi makin sulit diperbaiki.
Secara finansial, keputusan memecat Inzaghi tentu bukan perkara ringan. Ia disebut menerima bayaran sekitar 26 juta euro per musim, menjadikannya salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di dunia. Namun dalam sepak bola, hasil di lapangan tetap menjadi tolok ukur utama.
Dua laga ke depan bisa menjadi penentu. Al Hilal dijadwalkan menghadapi Al Shabab di liga, sebelum melakoni babak 16 besar Liga Champions Asia.
Jika kembali kehilangan poin atau tersingkir dari kompetisi kontinental, peluang Inzaghi bertahan akan semakin tipis.
Situasi ini mengingatkan pada pengalaman Inzaghi sebelumnya di Italia, ketika tim yang ia tangani sempat kehilangan keunggulan di puncak klasemen. Bedanya, kini ia berada di kompetisi dengan sorotan besar dan ekspektasi tinggi.
Bagi Inzaghi, ini bukan sekadar soal mempertahankan posisi, tetapi juga menjaga reputasi di tengah proyek ambisius sepak bola Arab Saudi yang tak mentoleransi kegagalan terlalu lama.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
