Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2024 | 16.57 WIB

Apa Itu Brexit? Situasi yang Menghambat Debut Jordan Henderson Bersama Ajax

LARIS: Jersey Jordan Henderson di Ajax Amsterdam memecahkan rekor penjualan paling laris sepanjang sejarah klub. (sportbible) - Image

LARIS: Jersey Jordan Henderson di Ajax Amsterdam memecahkan rekor penjualan paling laris sepanjang sejarah klub. (sportbible)

JawaPos.com – Debut Jordan Henderson di Ajax Amsterdam bisa saja tertunda karena Brexit. Mantan pemain Liverpool itu sepertinya harus bersabar merumput bersama De Godenzonen.

Henderson harus melaluinya walau pemain internasional Inggris itu sudah menandatangani kontrak dengan klub raksasa Belanda awal pekan ini. Gelandang berusia 33 tahun itu menandatangani kontrak dua setengah tahun setelah kontraknya dengan Al Ettifaq diakhiri dengan persetujuan bersama.

Sayang, Henderson tak akan mengenakan nomor impiannya (14). Mantan kapten The Reds itu memilih nomor 6 bersama Ajax. Akan tetapi, penggemar Henderson harus bersabar menyaksikannya kembali bermain, terutama saat mengenakan seragam kebesaran putih dan merah milik De Godenzonen.

Fakta itu tak lepas dari aturan Brexit baru, yang berarti Ajax harus menunggu izin kerja disetujui sebelum Henderson bisa berlatih atau bermain dengan rekan satu tim barunya.

Brexit merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menjelaskan bahwa Inggris Raya keluar dari keanggotaannya sebagai warga negara Eropa. Dan, Henderson merupakan warga negara Inggris, yang membuatnya harus mematuhi izin kerja di Belanda.

Meskipun tidak ada indikasi bahwa permohonan tersebut berlangsung secara instan, tapi Daily Mail mengatakan prosesnya bisa memakan waktu hingga dua minggu.

Hal itu akan membuat lulusan akademi Sunderland itu berada dalam ketidakpastian hingga pertandingan besar melawan pemimpin liga Eredivisie, PSV Eindhoven, pada 3 Februari mendatang.

Situasi itu tentu saja sangat disayangkan. Padahal, Pelatih John van't Schip sangat ingin memasukkan Henderson ke dalam timnya secepat mungkin.

Meski belum bermain bersama Ajax, Henderson telah memecahkan rekor bersama De Godenzonen. Fakta itu tak lepas dari jumlah penjualan jersey Henderson, di mana pihak klub mengklaim paling laris dalam sejarah klub.

Penjualan jersey Henderson melampaui pemegang rekor sebelumnya milik Dusan Tadic dan Daley Blind. Jersey Henderson terjual lebih banyak dalam 24 jam dibandingkan duo tersebut dalam seminggu.

Sumber klub berkomentar bahwa Ajax ‘jarang atau tidak pernah mengalami hal ini’ sebelumnya.

Yang jelas, kehadiran Henderson diharapkan membawa dampak signifikan. Tak hanya dari segi penjualan jersey saja, tapi prestasi mereka di lapangan.

Keinginan itu lantaran Ajax memulai musim dengan buruk dan mendapati diri mereka terancam degradasi sebelum pemecatan Maurice Steijn.

Beruntung enam kemenangan dalam delapan laga telah membuat mereka naik ke posisi kelima dalam klasemen Eredivisie musim ini - hanya tertinggal enam poin dari tim urutan ketiga FC Twente, yang menempati tempat terakhir kualifikasi Liga Champions.

"Sebagian karena cedera di tim, kami mencari seseorang yang bisa segera turun tangan. Jordan Henderson adalah tipe pemain seperti itu," kata Van't Schip setelah Henderson menandatangani kontrak.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore