
Photo
JawaPos.com - Jorginho menjadi salah satu penggawa Timnas Italia yang paling terpukul usai Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Dalam laga play-off melawan Makedonia Utara, Italia kalah 0-1 pada Jumat (25/3) dini hari WIB. Jorginho merasa absennya Italia di Piala Dunia 2022 tak lepas dari kegagalannya mengeksekusi tendangan penalti di fase grup.
Saat menjamu Swiss di fase Grup pada 12 November 2021, Italia harus menang untuk bisa menjadi pemuncak Grup C. Namun, Italia harus puas bermain imbang 1-1 dan tetap menjadi runner-up di bawah Swiss. Dalam laga itu ditandai kegagalan Jorginho mengeksekusi penalti di masa injury time. Andai Jorginho berhasil menunaikan tugasnya, Italia bisa meraih kemenangan dengan skor 2-1. Namun, tendangan penalti Jorginho digagalkan kiper Swiss, Yann Sommer.
Pada laga terakhir fase Grup C, Italia kembali membuang kesempatan menang setelah ditahan imbang Irlandia Utara dengan skor 0-0. Di saat bersamaan, Swiss menang 4-0 atas Bulgaria. Swiss yang berhak tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2022. Sedangkan Italia yang harus puas sebagai runner-up Grup C menjalani play-off.
Dan, dalam laga play-off melawan Makedonia Utara, Jumat (25/3) dini hari WIB, Italia kalah 0-1. Hal itu membuat Jorginho cs kembali absen di Piala Dunia setelah tak tampil juga di Piala Dunia 2018.
“Sulit untuk menjelaskan apa yang terjadi,” kata Jorginho kepada RAI Sport seperti dilansir Football Italia sambil menangis.
"Itu sangat menyakitkan. Saya akan jujur, saya masih tidak percaya. Saya tidak berpikir kami minim kreativitas, karena kami selalu mendominasi pertandingan dan menciptakan begitu banyak peluang. Sayangnya, kami tidak dapat mencetak gol," sebut Jorginho.
“Kami memainkan sepak bola yang bagus, kami memenangkan Euro musim panas lalu, tetapi sayangnya dalam beberapa pertandingan terakhir kami membuat kesalahan kecil dan ini yang membedakannya," imbuh Jorginho.
Kesalahan yang dimaksud Jorginho termasuk kegagalan penaltinya ke gawang Swiss di fase grup.
“Rasanya menyakitkan ketika saya memikirkannya, karena saya masih memikirkannya dan itu akan menghantui saya selama sisa hidup saya. Itu membebani saya. Orang-orang mengatakan kami perlu mengangkat kepala dan terus melangkah, tapi itu sulit," pungkas Jorginho.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
