
Gelandang Italia Jorginho.
JawaPos.com - Peran Gianluigi Buffon sebagai kepala delegasi timnas Italia tak kalah krusial saat ini. Khususnya ketika Gli Azzurri –sebutan timnas Italia– menjalani matchday pemungkas grup C dalam kualifikasi Euro 2024 dini hari nanti (21/11).
Italia harus saling sikut dengan Ukraina di BayArena, Leverkusen (siaran langsung RCTI/Sportstars/Vision+ pukul 02.45 WIB) untuk satu tiket lolos langsung ke putaran final Euro 2024 di Jerman. Saat ini kedua tim sama-sama mengoleksi 13 poin dari 7 pertandingan.
Hanya, Italia diuntungkan dengan kemenangan 2-1 dalam pertemuan di Stadio San Siro (13/9). Alhasil, hasil seri sudah bisa meloloskan Gianluigi Donnarumma dkk sebagai pendamping Inggris (19 poin, 7 pertandingan) yang telah memastikan lolos pada matchday keenam (18/10).
Peran Buffon sangat diharapkan karena pemilik sapaan akrab Gigi itu merupakan kiper Italia kala memenangi Piala Dunia 2006 di Jerman. Tepatnya saat Gli Azzurri mengalahkan Prancis via adu penalti 5-3 di Olympiastadion, Berlin. Kenangan sukses di tanah Jerman itulah yang diharapkan bisa ditularkan Buffon dalam perjuangan Italia di BayArena.
Laga dimainkan di BayArena sebagai kandang Ukraina karena situasi keamanan dalam negeri mereka yang belum kondusif. Sebelumnya, selama kualifikasi Euro 2024, kandang Ukraina nomaden. Antara lain di Stadion Anton Malatinsky, Trnava (Slovakia); Stadion Wroclaw (Polandia); dan Stadion Letna, Praha.
”Kami datang (ke BayArena, Red) untuk lolos. Kami ingin lolos dengan kemenangan atas mereka (Ukraina, Red),” kata Buffon kepada Tuttomercatoweb.
’’Lolos ke Euro adalah harga mati dengan fans kami sangat mengharapkannya,’’ sahut bek kiri Italia Federico Dimarco.
Meski bernada optimistis, allenatore Italia Luciano Spalletti meminta anak asuhnya tidak terlena. Spalletti sekaligus memberi atensi terhadap sektor pertahanan lantaran selama kualifikasi Euro 2024 Gigio dkk hanya nirbobol melawan Malta. Meski mampu membobol gawang Makedonia Utara sampai lima kali dalam laga terakhir kualifikasi (18/11), gawang Gigio kemasukan dua kali.
Kondisi itu disebut media-media Ukraina sebagai kunci untuk membuyarkan asa Italia. Apalagi, Ukraina diuntungkan dengan kebugaran karena Oleksandr Zinchenko dkk tidak bertanding dalam laga kualifikasi sebelumnya.
’’Italia saat ini tidak punya kekuatan bertahan seperti era Roberto Mancini. Pemain bertahan Italia saat ini lambat dan kerap salah mengambil keputusan. Itu yang bisa kami manfaatkan,’’ tutur mantan striker Ukraina Ihor Yavorskyi kepada Sport. (ren/c19/dns)
PERKIRAAN PEMAIN
Ukraina (4-2-3-1): 1-Bushchan (g); 2-Konoplya, 13-Zabarnyi, 22-Matvienko, 16-Mykolenko; 5-Sydorchuk, 17-Zinchenko (c); 20-Zubkov, 7-Sudakov, 10-Mudryk; 11-Dovbyk
Pelatih: Serhiy Rebrov
Italia (4-3-3): 1-Donnarumma (g) (c); 2-Di Lorenzo, 4-Gatti, 15-Acerbi, 3-Dimarco; 18-Barella, 8-Jorginho, 7-Bonaventura; 11-Berardi, 10-Raspadori, 14-Chiesa
Pelatih: Luciano Spalletti

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
