Mason Mount bersama Manchester United.
JawaPos.com- Legenda Chelsea, John Terry baru-baru ini menyebut ada alasan di balik kepindahan Mason Mount ke Manchester United. Terry juga meminta kepada penggemar The Blues untuk tidak menghujat Mason Mount ketika kembali ke Stamford Bridge bersama Manchester United.
Diketahui, Mount telah mengakhiri kariernya selama 18 tahun bersama Chelsea pada musim panas ini setelah adanya permasalahan dalam kontrak barunya, hingga akhirnya bergabung dengan skuad besutan Erik ten Hag dalam kesepakatan sebesar 60 juta Pounds (Rp1,15 triliun).
Kontrak pemain berusia 24 tahun itu memang menyisakan satu tahun lagi dan akan meninggalkan The Blues secara bebas transfer di tahun berikutnya, maka dari itu klub asal London Barat itu memutuskan untuk menjual jebolan akademi Chelsea itu.
Mount inginkan kenaikan gaji dari 80 ribu Pounds (Rp 1,5 miliar) menjadi 240 ribu Pounds (Rp 3,8 miliar) mengingat statusnya adalah pemain bintang di skuad. Akan tetapi, ditengah belanja besar-besaran Chelsea dibawah kepemilikan Todd Boehly membuat mereka tidak bisa menepati tuntutan biaya karena sorotan FFP.
Salah satu cara mengatasi FFP, yang telah dilakukan Chelsea terhadap beberapa rekrutan barunya, adalah dengan memberikan kontrak jangka panjang kepada pemain sebagai cara untuk mengamortisasi biaya dalam jangka waktu yang lebih lama, sehingga mereka membayar lebih sedikit per tahun kontrak.
Chelsea ingin memperpanjang kontrak Mount selama 7 tahun yang membuatnya terikat di klub London Barat itu hingga 2030 mendatang, tetapi syarat-syaratnya tidak sesuai dengan ketentuan. Hal itu membuat Mount akhirnya bergabung dengan United dan legenda Chelsea Terry kini mengklaim bahwa ada lebih banyak cerita yang bisa dilihat daripada yang terlihat.
"Mase benar-benar Chelsea sejati," kata Terry kepada Knockout Events sebagaimana yang dikutip dari Metro UK pada Minggu (10/9).
"Selalu ada dua sisi dalam sebuah cerita dan saya tahu sisi lainnya," sambungnya.
"Saya tidak akan menayangkannya malam ini, tetapi ada sisi lain dari cerita ini. Jangan terlalu keras padanya saat dia kembali," tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
