Dari kiri, gelandang serang Jamal Musiala, winger Leroy Sane, dan winger Serge Gnabry merayakan gol Bayern Munchen saat menghadapi FC Rottach-Egern dalam laga pramusim kemarin (19/7)
JawaPos.com – FC Barcelona tidak pernah bisa lupa dengan kekalahan telak 2-8 oleh Bayern Munchen dalam perempat final Liga Champions 2019–2020.
Laga di Estadio da Luz, Lisbon, itu memang bukan skor agregat, melainkan hanya dalam satu pertandingan.
Bahkan, dalam fase grup Liga Champions dua musim terakhir, Barca dibuat Bayern tidak pernah bisa mencetak gol. Tiga kali kalah 0-3 dan sekali 0-2.
Klub-klub Premier League seperti Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur pun familier dihujani gol ketika melawan Die Roten –julukan Bayern.
”Mereka (Bayern) tidak pernah tidak serius,” kata Jose Mourinho, pelatih Tottenham Hotspur ketika diperdaya 2-7 oleh Bayern dalam fase grup Liga Champions 2019–2020.
Jika dalam pertandingan serius saja Bayern begitu rakus gol, apalagi dalam laga pramusim. Melawan klub kasta kesembilan Liga Jerman FC Rottach-Egern di Tegernsee kemarin (19/7) WIB, Bayern jadi raja tega dengan menghancurkan lawannya 27-0!
Juara Bundesliga 11 musim terakhir itu sejatinya sudah unggul 18-0 pada babak pertama. Gelandang serang Jamal Musiala dan striker 18 tahun asal Prancis Mathys Tel sama-sama mencatatkan lima gol untuk klub raksasa asal Bavaria tersebut.
Di babak kedua, skuad Thomas Tuchel tetap tidak menurunkan tensi dengan menambah sembilan gol. Itu termasuk lima gol yang diborong eks gelandang Manchester United Marcel Sabitzer.
Mampu menang dengan gol sebanyak itu, Tuchel pun belum puas. ”Kami memang menang 27-0, tetapi aku belum bisa menerima hasil ini karena kami seharusnya bisa menciptakan lebih banyak gol. Terutama pada babak kedua,’’ tuturnya di laman resmi klub.
Tuchel juga memilih mengapresiasi sektor kiper dalam laga tersebut ketimbang kerja keras anak asuhnya memberondong gawang lawan 27 kali. Tanpa Manuel Neuer yang masih disimpan dan Yann Sommer yang musim lalu sukses menggantikan peran Neuer, Tuchel memainkan dua kiper cadangan.
Sven Ulreich pada babak pertama lalu Johannes Schenk pada babak kedua. Itu kali pertama Jojo –sapaan akrab Schenk– sukses mengawal gawang Bayern dengan nirbobol. ’’Ini menjadi sinyal semua pemain kami sudah siap musim panas ini,’’ kata Si Profesor –julukan Tuchel.
Di sisi lain, kemenangan 27-0 Bayern atas FC Rottach-Egern dianggap tidak terlalu respek dengan lawan. Apalagi, laga kemarin sejatinya menjadi persembahan untuk Markus Dolenga, pemain FC Rottach-Egern yang sudah berusia 53 tahun, atas loyalitasnya. Dolenga pun masih empat tahun lebih tua dari Tuchel.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
