
Pasukan Ayam Kinantan tak berkutik di hadapan Bali United.
JawaPos.com - PSMS Medan gagal lanjutkan tren positif mereka. Menjamu Bali United, PSMS malah kembali gagal meraih poin meski tampil di kandang sendiri, Stadion Teladan Medan, Sabtu (28/7) malam.
Tanda-tanda kekalahan sebenarnya sudah muncul sebelum laga. Pertandingan yang dijadwalkan pada pukul 18.30 WIB harus tertunda karena masalah penerangan lapangan. Lampu di salah satu sudut Stadion Teladan mati. Lampu baru hidup perlahan sekitar pukul 19.00 WIB lebih.
Begitu peluit tanda kick off ditiup wasit, PSMS dan Bali United sama sama bermain impresif. Pelatih Peter Butler menerapkan formasi 3-4-3. Sedangkan Bali United menggunakan formasi 4-4-2. PSMS terlihat terus melancarkan serangan sejak babak pertama dimulai.
Kesempatan langsung didapat tim tamu pada menit kelima. Dias Angga Putra melakukan crossing ke depan kotak penalti tuan rumah. Namun kecepatan bek PSMS mampu menghalau bola lawan. Bola kemudian dikembalikan ke arah pertahanan Bali United. Taufik Hidayat menyerang dari sisi kiri dan digagalkan oleh Rahmat Hidayat.
Bali United kembali melakukan serangan. Umpan dari Van Der Velden, yang disambut N'Diaye masih berada jauh di atas gawang Abdul Rohim. Tendangan sudut Bali United di menit ke-19 juga berhasil ditepis oleh Abdul Rohim.
PSMS sempat menciptakan peluang di menit 22. Tendangan sudut yang diambil Fredyan Wahyu menyebabkan kemelut di depan gawang Wawan Hendrawan. Fredyan yang kembali memanfaatkan bola di sayap kanan berhasil melewati pemain lawan dan melepaskan tendangan keras terukur. Sayangnya bola masih melenceng di sisi kanan gawang Bali United.
PSMS sebenarnya mendapat peluang di menit ke 35. Serangan yang dibangun Antoni Putro mengarah ke kotak penalti. Antoni melakukan umpan ke Erwin Ramdani diteruskan ke Rahmat Hidayat yang bermain maksimal. Sontekan kecil dari Rahmat Hidayat masuk ke dalam gawang. Namun wasit menganulir gol itu karena Rahmat terjebak offside.
Kemelut kembali terjadi di babak tambahan waktu. Solo run Rahmat Hidayat ditabrak bek lawan di depan kotak penalti. Namun wasit menyatakan itu bukan pelanggaran. Skor kacamata tidak berubah hingga turun minum.
Usai turun minum, kedua tim kembali menunjukkan permainan saling menekan. Umpan-umpan lambung mewarnai awal babak kedua. PSMS pun terus melancarkan serangan dari sisi sayap. Lobo yang mendapatkan bola langsung memberikan umpan jauh ke depan. Serangan-serangan PSMS selalu mengancam gawang Wawan Hendrawan. Beruntung mereka punya bek yang tangguh.
Keasyikan menyerang membuat Legimin cs lengah. Mereka kebobolan lewat tendangan penjuru yang tidak mampu dihalau. Bola yang jatuh di kaki N'Diaye langsung diumpan ke arah Spasojevic. Para pemain PSMS mengira Spaso dalam posisi offside. Namun sayangnya asisten wasit tidak mengangkat bendera. Skor berubah, PSMS tertinggal 0-1.
Tertinggal satu gol, PSMS melakukan pergantian pemain. Peter Butler memasukkan Gusti Sandria menggantikan Jajang Sukmara. Bukannya mencetak angka, PSMS malah kebobolan lagi di menit ke-58.
Taufik Hidayat mendapat umpan dari Van der Velden langsung menjebloskan bola ke gawang Abdul Rohim setelah melewati dua pemain PSMS. Bali United unggul 2-0.
PSMS baru memperkecil ketinggalan setelah mendapat hadiah penalti di menit ke-61. Sebelumnya Rahmat Hidayat ditabrak oleh pemain belakang Bali United. Reinaldo Lobo yang menjadi eksekutor sukses menjebol gawang Wawan. Skor menjadi 1-2.
Satu gol penalti Lobo menjadi pecut anak-anak Medan. Serangan demi seranga terus dilakukan. Namun upaya yang coba dilakukan Gusti Andrian, masih belum membuahkan hasil. Tendangan kaki kanannya masih melebar disisi kanan gawang Bali United.
Setelah sempat dihentikan oleh wasit pada menit ke-86 akibat suporter kembali menghidupkan suar api (flare) di lapangan, pertandingan pun akhirnya selesai. Tak ada tambahan gol yang mampu dicetak kedua kubu.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
