
Israel mendesak AS akui Dataran Tinggi Golan milik Syria jadi wilayahnya
JawaPos.com - Israel menekan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakui kedaulatan mereka atas Dataran Tinggi Golan. Hal ini diungkapkan oleh Menteri kabinet Israel pada Rabu (23/5). Ia juga memprediksi persetujuan AS bisa datang dalam beberapa bulan mendatang.
Seperti dilansir Reuters, Menteri Intelijen Israel Katz mendeskripsikan proposal dukungan 51 tahun Israel terhadap Golan yang akan menjadi salah satu agenda dalam pembicaraan diplomatik bilateral dengan AS. Langkah-langkah semacam ini adalah bagian dari tindak lanjut keluarnya AS dari perjanjian nuklir Iran.
Langkah-langkah Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem dipuji oleh Israel, namun menyebabkan keprihatinan mendalam bagi sekutu Eropa. "Kami bertemu dengan Israel dalam berbagai masalah," kata seorang pejabat Gedung Putih yang tidak mau disebutkan namanya. Namun, ia menolak untuk mengonfirmasi salah satu rincian yang diberikan oleh Katz tentang Golan.
Dataran Tinggi Golan merupakan dataran tinggi strategis antara Israel dan Syria yang terbentang sekitar 1.200 kilometer persegi. Golan adalah bagian dari wilayah Syria, sampai akhirnya Israel mengambilnya pada Perang Timur Tengah 1967.
Israel memindahkan permukiman Israel ke wilayah yang didudukinya. Kemudian mengambil wilayah tersebut pada 1981, dan tidak diakui secara Internasional.
Mereka pernah mempertimbangkan mengembalikan Golan untuk perdamaian Syria. Namun beberapa tahun terakhir mereka berpendapat bahwa perang Syria dan kehadiran Iran menunjukkan bahwa Israel perlu mempertahankan dataran tinggi yang strategis tersebut.
Katz melemparkan proposal Golan dengan memanfaatkan isu ekspansi regional Iran yang merupakan musuh bebuyutan Israel dan AS. “Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan gerakan seperti itu. Tanggapan paling menyakitkan yang bisa Anda berikan kepada Iran adalah mengakui kedaulatan Golan untuk Israel melalui pernyataan Amerika, proklamasi kepresidenan yang diabadikan dalam hukum," katanya.
Masalah yang diangkat oleh Perdana Menteri Israel Netanyahu dalam pertemuan pertamanya dengan Trump di Gedung Putih pada Februari 2017, sekarang sedang dibahas di berbagai tingkat pemerintahan dan Kongres AS. "Saya rasa akan ada probabilitas tinggi yang akan terjadi," ujar Katz.
Ketika ditanya apakah akan ada keputusan besar yang akan dibuat tahun ini. Katz menjawab "Ya, dalam beberapa bulan," jawabnya.
Rusia, sekutu besar Damaskus, telah lama mendesak integritas teritorial Syria harus dipulihkan. Sebuah posisi yang secara tersirat membutuhkan pengembalian Golan yang diduduki oleh Israel.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
