
Alessandro del Piero ketika memberikan sesi tanya jawab dengan media di Medan, Kamis (17/5).
JawaPos.com - Legenda hidup sepak bola Italia Alessandro del Piero akhirnya angkat bicara terkait negaranya yang tidak masuk dalam Piala Dunia 2018 di Rusia. Bagi Del Piero, kegagalan Italia adalah bencana besar bagi negaranya.
Italia memang hanya akan menjadi penonton di Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan Swedia di babak play-off Kualifikasi Zona Eropa. Setelah kalah 0-1 di kandang Swedia pada leg pertama, Italia hanya mampu bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri.
"Ini adalah bencana bagi kami. Kami enggak bisa menyembunyikannya. Dan enggak ada yang bisa menyembunyikannya. Enggak ada guna menyembunyikannya," kata Del Piero saat konferensi pers di Kota Medan, Kamis (17/5).
Meski buruk, dia tetap menerima kenyataan Gli Azzurri kalah dalam persaingan menuju Rusia 2018. Padahal, sepak bola Italia tengah kembali bergeliat. "Sepak bola internasional kami memburuk. Timnas kami memang kurang baik," lanjut dia.
Del Piero berharap, kehadiran Roberto Mancini sebagai pelatih kepala bisa membuat Timnas Italia kembali bangkit dan kembali meraih prestasi. "Ini butuh kerja sama tim dan kerja sama semua orang," pungkasnya.
Untuk diketahui, Italia pertama kali gagal lolos ke Piala Dunia pada 1930. Namun di dua edisi Piala Dunia berikutnya, Italia berhasil menjadi juara.
Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia pada tahun 1958. Setelah 60 tahun berselang, Italia akhirnya kembali merasakah pahitnya tidak lolos ke Piala Dunia.
Dari data yang dihimpun, Italia sudah empat kali juara dunia. Yakni pada tahun 1934, 1938, 1982 dan 2006. Selebihnya Italia hanya masuk dalam fase grup hingga kandidat final.
Del Piero sendiri memang tengah berada di Medan selama dua hari Kamis (17/5) dan Jumat (18/5). Dia diundang pemilik klub Pro Duta, Sihar Sitorus untuk memberikan coaching clinic dan melakukan talent scouting terhadap talenta yang ada di Medan dan sekitarnya.
Tak hanya itu, legenda hidup Juventus ini juga ikut serta dalam acara penggalangan dana untuk korban Sinabung. Acara penggalangan dana ini dilakukan dalam gala dinner sekaligus meet n greet dengan sang legenda hidup.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
