Legenda Juventus Alessandro Del Piero. (AP Photo/Fabio Ferrari)
JawaPos.com – Legenda Juventus sekaligus tim nasional Italia, Alessandro Del Piero memberikan penilaian jujur tentang tersingkirnya Inter Milan secara mengejutkan dari Liga Champions. Itu terjadi di tangan Bodo/Glimt, wakil Liga Norwegia.
Di leg pertama, pasukan Cristian Chivu dihajar 3–1 di Stadion Aspmyra oleh tim Norwegia tersebut. Gol tunggal dari Francesco Pio Esposito tidak mampu membantu Inter Milan.
Alih-alih mengejar ketertinggalan, Inter justru kembali kalah di Stadion Giuseppe Meazza. Skor akhir 2–1 setelah tertinggal dua gol lebih dulu menjadikan agregat 5–2.
Tim tamu membuka keunggulan karena kesalahan Manuel Akanji. Jens Petter Hauge mencetak gol pada menit ke-58 dan Hakon Evjen menggandakan keunggulan dengan tendangan voli.
Nerazzurri memperkecil ketertinggalan lewat Alessandro Bastoni. Namun, upaya tersebut tak cukup bagi Inter melaju ke babak berikutnya.
Berbicara di Sky Sport melalui TuttoMercatoWeb, legenda yang dijuluki Pinturicchio ini memberikan pujian tinggi untuk tim Norwegia. Namun, ia juga menilai performa Inter terlalu pasif.
“Bodo memainkan pertandingan yang luar biasa (hari ini), seperti kerja sama tim, keinginan, dan semangat mereka (untuk menang) terhadap olahraga membuat perbedaan (pada duel kali ini),” katanya.
“Namun Inter terlalu pasif. Pertandingan seperti ini dimenangkan dengan melakukan sesuatu yang lebih dari sekadar rata-rata, dan malam ini Inter bermain biasa saja. Seringkali itu sudah cukup bagi mereka, tetapi malam ini semuanya berjalan salah.”
Del Piero juga sangat terkesan dengan atmosfer di dalam stadion. Ia merasa Inter gagal memanfaatkan peluang-peluang walau tampil di depan sekitar 80 ribu pendukungnya.
“Ada 80 ribu orang di sana, hanya butuh sesaat untuk membangkitkan semangat penonton. Penampilan mereka, bukan berarti lesu tetapi tanpa sesuatu yang istimewa, membuat kita berpikir ulang. Ini sangat disayangkan, karena Inter memiliki kemampuan untuk lolos.”

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
