Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 April 2018 | 06.34 WIB

Lebih Dekat ke Umat, Airlangga Sebut Gatot Tidak Akan Pilih Demokrat

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo diprediksi bakal lebih memilih parpol Islam dibanding Partai Demokrat. - Image

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo diprediksi bakal lebih memilih parpol Islam dibanding Partai Demokrat.

JawaPos.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn), Gatot Nurmantyo telah resmi pensiun dari karier kemiliteran yang selama ini membesarkan namanya. Namun, namanya sering disebut-sebut bakal maju dalam Pilpres 2019 baik itu capres ataupun cawapres.


Lantas partai mana yang bakal dipilih mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk melanjutkan karier politiknya?


Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair Surabaya), Airlangga Pribadi mengatakan, kemungkinan Gatot tidak akan tertarik bergabung ke Partai Demokrat. Pasalnya, Gatot akan sadar kalau di Demokrat ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang notabenenya adalah putra sulung dari si ketua umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


"Terlalu padat di Partai Demokrat bila Gatot bergabung. Gatot tidak akan diberi ruang terlalu banyak," ujar Airlangga kepada JawaPos.com, Senin (2/4).


Walaupun, lanjut Airlangga, di militer AHY adalah anak buahnya. Sehingga sulit bagi Gatot untuk bisa diusung oleh Partai Demokrat.


‎"Karena Partai Demokrat ini kan sudah memproyeksikan calonnya sendiri itu AHY," katanya.


Airlangga memprediksi, Gatot bakal mencari partai yang berbasis Islam dan juga partai nasionalis. Seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Kata dia, di tiga partai itu kemungkinan besar Gatot bakal 'moncer' karier politiknya. 


"Kacenderungan Pak Gatot ini kan dekat dengan kalangan Islam, jadi kemungkinan PKS, PAN dan Gerindra yang bisa diambil posisi Pak Gatot," ungkapnya.


Bahkan menurut Airlangga, Gatot tidak akan bergabung ke partai pendukung pemerintah. Pasalnya partai-partai tersebut sudah mendeklarasikan dirinya mendukung Joko Widodo (Jokowi) di 2019 mendatang.


"Lagi pula juga tidak ada sinyelemen bagi Jokowi untuk melirik Gatot sebagai cawapres," pungkasnya.


Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore