Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Maret 2018 | 00.38 WIB

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 Diikuti Ratusan Peserta

Pembukaan hari pertama audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Pekanbaru, Riau pada Jumat (23/3) - Image

Pembukaan hari pertama audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Pekanbaru, Riau pada Jumat (23/3)

JawaPos.com - Para pemuda berbakat di Pekanbaru tampaknya sangat antusias mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018. Pasalnya baru hari pertama dibuka proses pendaftaran, sudah ada sekitar 450 pemuda-pemudi yang telah mendaftar. Namun jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.


"Ini jumlah yang cukup fantastis sekali, sampai sore ini yang mendaftarkan diri calon PB Djarum telah mencapai 450 orang. Kita melihat, masyarakat Pekanbaru sangat antusia sekali, tentunya jumlah pesertanya mungkin akan bertambah terus," ujar Manager Tim PB Djarum, Fung Permadi di Pekanbaru.


Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Riau akhirnya membuka Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dibuka di Pekanbaru untuk pertama kali sebagai kota penyelenggara pada Jumat (23/3).


Pendaftaran berlokasi di salah satu Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. Audisi ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit unggul calon atletik muda bulutangkis dengan kategori usia 11, 13 dan 15 tahun.


Pencarian akan berlangsung selama tiga hari ke depan, dimulai tanggal 24 hingga 26 Maret 2018, di delapan kota besar di Indonesia yaitu di Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Purwokerto, Surabaya, Cirebon, Solo Raya terakhir di Kudus yang sekaligus tempat dilangsungkannya sesi final.


Fung menilai, selain besarnya animo pebulutangkis usia dini di Pekanbaru mengikuti audisi ini, proses pendaftaran juga diwarnai dengan dukungan moril dari masing-masing orang tua dan pelatih lokal.


"Animo peserta yang mendaftar calon pebulutangkis usia dini sangat banyak sekali. Ditambah dukungan moril orang tua masing-masing peserta calon serta pelatih lokal juga mewarnai jalannya audisi ini," kata Fung.


Lebih lanjut Fung menjelaskan, untuk tahapan pertama, peserta harus menjalani seleksi (Screeninng) melalui pengamat yang langsung dari tim pencari bakat PB Djarum.


Mereka akan saling bertanding sesuai kategori usia. Lalu peserta yang lolos Screeninng akan masuk ke fase turnamen, disini akan bertarung dengan sistem gugur.


"Fase turnamen akan berlangsung hingga terakhir hari Senin (26/3) lusa. Untuk mencapai semi final di Pekanbaru berhak meraih Supertiket melaju ke babak Final Audisi di Kudus," sambung Fun.


Sementara itu Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, Christian Hadinata menambahkan, dalam kategori ini dicari untuk sektor tunggal putra dan putri. Ini menjadi catatan tersendiri lantaran memiliki tiga kategori usia dini.


"Tahun lalu kita hanya fokus pada usia 11 dan 13 tahun saja. Tahun ini kita menjaring lebih luas yang bagus terutama kelompok usia 15 tahun," ucap Christian.


Dengan diadakannya beasiswa Djarum ini, diharapkan agar kedepannya Club Bulutangkis di Sumatera bisa meningkatkan kualitas dari pelatih-pelatih dan teknik para pemainnya.


Sementara itu, selain di Pekanbaru, audisi ini juga akan diselenggarakan di kota lain di pulau Sumatera, sehingga bisa menemukan dan membentuk atlet-atlet yang berbakat menjadi kelas dunia.


"Faktanya, atlet yang bagus belum tentu baik. Keinginan kita menemukan atlet yang berpredikat atlet super dan mencari yang supernya," ucapnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore