Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Maret 2018 | 04.23 WIB

Imbangi Tokoh Muda, SAS Sodorkan Pilihan Baru untuk Cawapres Jokowi

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj disebut sebagai pilihan baru untuk figur cawapres bagi Jokowi. - Image

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj disebut sebagai pilihan baru untuk figur cawapres bagi Jokowi.

JawaPos.com - Belakangan ini sejumlah tokoh muda kerap disebut-sebut sebagai figur yang layak untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Mulai dari Muhaimin Iskandar, Romahurmuziy, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Kini muncul pilihan baru dari beberapa tokoh yang dianggap lebih berpengalaman dan memumpuni. Mulai dari kalangan agamais, pengalaman, dan pengaruh. Untuk kalangan agamais sosok itu diarahkan kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj. Nama Said dimunculkan oleh Direktur Said Aqil Siroj Institute (SAS), Imdadun Rahmat.


Imdadun Rahmat menyebut, Jokowi dalam memilih cawapres perlu memertimbangkan tiga aspek. "Tiga aspek itu yakni konsolidasi pemilih muslim, penguatan sektor ekonomi, serta stabilitas politik dan keamanan," kata Imdadun seperti dikutip dari RMOL.co (Jawa Pos Group), Selasa (13/3).


Lebih jauh Imdadun mengatakan, berdasar kriteria dari tiga aspek itu sosok yang tepat ada pada Said Aqil. Pasalnya, Ketua Umum PBNU dianggap sebagai salah satu pemikir Islam moderat yang sangat berpengaruh di dunia.


"Portofolio keberpihakannya pada kepentingan umat tercatat dengan baik oleh publik. Ini akan menyempurnakan posisi Jokowi pada Pilpres 2019. Pasangan ini dapat dianggap paling komplementer," kata Imdadun.


Sebetulnya di luar Said Aqil, kata Imadun terdapat figur lain. Mereka adalah Harry Tanoesoedibjo dan mantan Panglima TNI Moeldoko.


Dikatakannya, Harry Tanoesoedibjo selain sebagai Ketua Partai Perindo juga dikenal sebagai handal di bidang media. "Visi dan misi kebangsaan HT juga seiring dengan revolusi mental Pak Jokowi," sebutnya.


Begitu juga dengan Moeldoko yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Presiden (KSP). Sosoknya dianggap memiliki kepiawaian dalam menjaga stabilitas politik.


"SAS Institute menilai nama-nama ini adalah sosok yang layak untuk Pak Jokowi. Tentu penilaian kami berbasis kinerja dan popularitas. Di waktu yang sama, sosok-sosok itu memiliki akseptabilitas baik dalam persepsi publik" kata Imdadun.


Diketahui dari sejumlah pantauan lembaga survei sejumlah memang sudah muncul dianggap yang pantas pada kursi cawapres, seperti Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan politikus Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore