Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Maret 2018 | 20.15 WIB

Demokrat Minta Waktu ke Jokowi soal Ajakan Koalisi

Partai Demokrat masih menunggu waktu untuk memutuskan akan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. - Image

Partai Demokrat masih menunggu waktu untuk memutuskan akan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

JawaPos.com - Potensi bangunan koalisi Partai Demokrat di Pilpres 2019 dalam mendukung Joko Widodo (Jokowi) belum kunjung ada kepastian. Pihak Partai Demokrat meminta waktu kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk memutuskan arah koalisi pada Pemilu 2019 mendatang.


Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutaha‎ean mengklaim Jokowi sudah meminta kepada partai berlambang bintang mercy itu bergabung dalam sebuah koalisi.


"Memang adalah benar Pak Jokowi sudah meminta agar Demokrat mendukung Jokowi. Hal itu disampaikan sebelum rapimnas," ujar Ferdinand kepada JawaPos.com, Selasa (13/3).


Akan tetapi, kata Ferdinand, partai yang dikomandoi Susilo Bambang Yudhoyono itu belum bisa menjelaskan sikapnya mengenai permintaan mantan Wali Kota Solo itu. Pasalnya masih banyak tahapan di internal Partai Demokrat untuk memutuskan dukungan di Pilpres 2019.


"Namun karena partai kami Demokrat belum memutuskan untuk mendukung siapa, tentu tidak mungkin dilakukan saat rapimnas kemarin," katanya.


"Mekanisme di Demokrat harus ada sidang Majelis Tinggi untuk memutuskan akan mendukung siapa nanti di pikpres 2019. Tanpa sidang majelis tinggi, tentu Demokrat tidak bisa mengambil sikap karena akan menyalahi prosedur," katanya.


Selain arah koalisi, Partai Demokrat juga tengah menyiapkan cawapres. Rencananya Juli akhir atau awal Agustus 2018 Partai Demokrat memutuskan siapa figur yang pas untuk diusung sebagai cawapres.


"Pak Jokowi kami pikir bisa mengerti dan menerima penjelasan tersebut sehingga mengapa Demokrat belum memutuskan untuk mendukung Jokowi," katanya.


Namun demikian apabila nantinya Demokrat mendukung Jokowi, harus ada koalisi yang jelas visi dan misinya. Karena, Demokrat tidak mau koalisi kalau hanya untuk tujuan bagi-bagi kekuasaan.


"Demokrat ingin program menaejahterakan rakyat yang diusung Demokrat dilakukan nanti jika terpilih. Jadi bukan semata mata kekuasaan, tapi harus mensejahterakan rakyat‎," pungkasnya.


Sebelumnya pada pidato politiknya, Komandan Komando Satgas Bersama (Kogama) Agus Harimurti Yudhoyono menyebut, Partai Demokrat akan ikut mewarnai kondisi bangsa Indonesia yang lebih baik pada lima tahun mendatang. Tentunya upaya itu disertai kerja keras dan dukungan seluruh elemen bangsa.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore